Putera-puteri Almarhum PB XII Saling Baku Hantam

Putera-puteri Almarhum PB XII Saling Baku Hantam

- detikNews
Senin, 29 Agu 2005 20:19 WIB
Solo - Tedjowulan yang menobatkan diri sebagai Paku Buwono (PB) XIII, akhirnya berhasil menerobos masuk ke dalam Kraton Surakarta. Putera-puteri almarhum PB XII pendukung Tedjo maupun pendukung PB XIII Hangabehi pun saling baku hantam.Tedjo dan ratusan pendukungnya berhasil masuk ke dalam kraton pukul 19.15 WIB, Senin (29/8/2005). Beberapa pendukungnya berhasil membuka pintu utama kraton, Kori Kamandungan, setelah menyusup lewat pintu kecil dekat Masjid Pujosono.Alhasil, para pendukung Tedjo pun bersorak-sorai menyambut keberhasilan ini. Tedjo pun langsung dibawa masuk ke dalam kraton.Namun, belasan polisi bertindak sigap dan masuk ke dalam kraton. Mereka menjaga pintu dalam kraton, Kori Srimanganti dan mengusir para pendukung Tedjo ke luar.Tedjo bersama istri serta beberapa putera PB XII dan kerabat yang mendukungnya, akhirnya hanya bisa duduk-duduk di Bangsal Srimanganti, bangunan kecil tempat tamu-tamu raja.Saling PukulTiba-tiba, salah seorang putri PB XII Kus Indriyah dari kubu Behi menghampiri massa Tedjo dan berusaha mengusir mereka. Suryo Wicaksono, Putera PB XII dari kubu Tedjo tidak terima perlakuan itu dan balik membentak Indriyah.Indriyah dan Wicaksono pun akhirnya saling pukul dan saling meludahi. Polisi pun langsung memisahkan keributan yang terjadi di depan Bangsal Smorokoto ini.Tapi ketika Wicaksono sedang berjalan mundur, ia dipukul dari belakang oleh cucu PB XII dari kubu Behi, yang bernama Herbanu. Keduanya pun terlibat saling pukul lagi, sebelum dipisahkan juga oleh polisi.Saat ini situasi di dalam kraton masih menegangkan. Tedjo hanya menyaksikan dan diam saja terhadap insiden saling pukul. Tapi ia sempat terlihat berdiaog dengan Kapolresta Solo AKBP Oneng Subroto dan Dandim Solo Letkol TNI M Effendi, yang berada di lokasi.Behi sendiri sampai saat ini masih berada di dalam kraton dan belum terlihat akan menemui Tedjo atau tidak. Pintu Srimanganti saat ini masih dijaga belasan polisi anti huru hara. (fab/)


Berita Terkait