"Pengungkapan berawal dari kecurigaan kepada salah satu penumpang kapal KM Lambelu inisial AR seorang laki-laki. Kapal ini berangkat dari Nunukan," kata Kapolres Parepare, AKBP Pria Budi saat berbincang dengan detikcom, Jumat (23/11/2018).
Setelah diinterogasi, AR mengaku sebagai kurir dan dia datang bersama salah seorang perempuan berinisial NU. Dari pengakuan itu, petugas kemudian mengejar perempuan berinisial NU.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat pemeriksaan di pelabuhan, kata pria, kurir ini mencoba mengelabui petugas dengan menggendong anaknya untuk berjalan ke luar pelabuhan. Rencananya, barang ini akan dipasok ke Kabupaten Sidrap.
"Dari keterangan perempuan kurir, sabu-sabu ini akan diserahkan ke lelaki BA dan lelaki HA. Kedua tersangka ini juga berhasil kami amankan di Jalan Poros Sidenreng Rappang," terangnya.
Menurutnya, pelabuhan Parepare sepertinya masih jadi pintu utama yang diincar bandar narkoba. Dia berjanji akan terus meningkat pengawasan di wilayahnya.
"Dari kasus kiloan yang diungkap, semuanya dipesan dari luar Parepare. Permintaan barangnya masih besar. Ini harus diputus rantai pasoknya," tegas dia. (fiq/rvk)











































