Diskorsing, Mahasiswa Fapertahut Unhas Bakar SK Dekan
Senin, 29 Agu 2005 16:46 WIB
Makassar - Orientasi Pengenalan Kampus (Ospek) yang digelar di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, berbuntut panjang. Pihak universitas memberi larangan sementara untuk mengikuti perkuliahan alias skorsing kepada sejumlah mahasiswa. Para mahasiswa pun protes.Di Unhas, sedikitnya 23 mahasiswa dipastikan kena skorsing dan 28 lainnya kemungkinan besar akan menyusul temannya. Hukuman ini dijatuhkan lantaran para mahasiswa ini nekad menggelar Ospek untuk mahasiswa baru (maba) di fakultasnya. Padahal pihak universitas telah mengeluarkan surat edaran yang bersi larangan pelaksanaan ospek.Lantaran diskorsing, puluhan mahasiswa Fakultas Pertanian dan Kehutanan (Fapertahut) pun berang. Mereka melancarkan protes, sambil membakar Surat keputusan (SK) yang berisi hukuman skorsing dari dekan."Ini surat siluman. Unhas sangat diktator, mengebiri kegiatan lembaga," teriak Akhiruddin, salah seorang mahasiswa yang kena skorsing. Selain berorasi, para mahasiswa menggelar aksi teatrikal.Aksi ini berlangsung mulai pukul 11.00 Wita. Para mahasiswa melakukan aksi di depan kantor akademik fakultasnya. Aksi berakhir sekitar pukul 14.00 wita.Di Fapertahut, 10 mahasiswa kena skorsing. Puluhan mahasiswa dari fakultas lain juga kena hukuman. Di fakultas peternakan ada 10 orang mahasiswa, Fakultas Kesehatan Mahasiswa (FKM) 3 orang, dan 28 orang mahasiswa Fakultas Teknik terancam dijatuhi skorsing.
(nrl/)











































