Pria Buta Panjat Pohon Kelapa Demi Mencari Nafkah

Pria Buta Panjat Pohon Kelapa Demi Mencari Nafkah

- detikNews
Senin, 29 Agu 2005 16:10 WIB
Jakarta - Pernah dengar orang buta yang mencari nafkah dengan memanjat pohon kelapa dan membersihkan kolam? Sanatan Das yang buta sejak usia enam tahun, bisa melakukan itu semua.Pria India berusia 36 tahun ini benar-benar pekerja keras yang mengagumkan. Bayangkan, meski matanya tidak lagi berfungsi namun dia mampu melakukan pekerjaan yang sebenarnya sulit dilakukan oleh para tunanetra lainnya.Demikian diberitakan media lokal Press Trust of India (PTI) dan dilansir kantor berita Malaysia, Bernama, Senin (29/8/2005).Sampai usia enam tahun, Sanatan tidak ada bedanya dengan anak-anak normal lainnya. Namun serangan cacar hebat kemudian membawa kehidupannya ke dalam gelap gulita akibat kebutaan pada kedua bola matanya. Dan setelah kematian ayahnya, diikuti kemudian dengan berpulangnya sang ibu, Sanatan pun mau tak mau harus menghidupi dirinya sendiri."Saya bisa memanjat pohon dari kecil. Jadi saya pikir kenapa tidak menjadikannya sebagai profesi? Saya pun mulai berlatih memanjat pohon kelapa dan tak lama kemudian juga ahli memanjat pohon-pohon lain," tutur Sanatan yang tinggal di pinggiran kota Kolkata, India timur."Kebutaan saya tidak pernah menjadi masalah. Kenyataannya, itu justru menguntungkan saya karena orang-orang sering merasa takut ketika melihat ke bawah dari atas pohon," kata pria yang mendapat upah antara 1.500 hingga 2.000 Rupee per bulan.Pria tersebut punya cara tersendiri untuk mendapatkan gambaran mengenai pohon yang akan ditebangnya. "Saya mendapat ide pasti tentang tingginya (pohon) dengan meraba permukaan daun serta batang pohon dan kemudian baru saya tentukan harganya," katanya menjelaskan.Namun meski sudah mahir, ada kalanya nasib apes menimpanya. Sanatan sudah dua kali jatuh dari pohon yang sedang dipanjatnya. Tapi untunglah, dia tidak sampai mengalami luka-luka.Sekali memanjat dan menebang pohon, Sanatan bisa mengeruk bayaran antara 200 Rupee hingga 500 Rupee. "Saya pernah dapat 1.000 Rupee karena menebang pohon kelapa sawit yang memakan waktu hampir 10 jam. Tapi umumnya, saya butuh tiga hingga lima jam untuk menebang satu pohon setelah dapat izin dari otoritas," papar Sanatan.Bukan cuma itu, dengan keterbatasannya, Sanatan juga mahir membersihkan kolam. "Saya sering dapat panggilan dari daerah-daerah sekitar untuk membersihkan kolam, meskipun pesanan itu tidak sebanyak tugas untuk menebang pohon," kata Sanatan.Kehebatan Sanatan pun menyebar luas dan membuat dirinya banyak dibicarakan orang di negeri Bollywood itu. Saat ini, satu-satunya harapan Sanatan adalah penglihatannya bisa kembali normal."Dua tahun lalu, sebuah organisasi nonpemerintah (NGO) mengatur donor mata untuk saya. Namun rumah sakit pemerintah menyatakan mustahil untuk memulihkan penglihatan saya," ujarnya pelan. (ita/)


Berita Terkait