Tim Jokowi: Gaji Guru Rp 20 Juta/Bulan Kampanye Tak Jujur Mardani

Elza Astari Retaduari - detikNews
Kamis, 22 Nov 2018 18:03 WIB
Foto: Johnny G Plate. (Lamhot Aritonang/detikcom).
Jakarta - Jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Mardani Ali Sera, sempat melontarkan isu kenaikan gaji guru Rp 20 juta/bulan, meski kemudian dimentahkan Prabowo. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menilai kubu Prabowo-Sandi telah melakukan kebohongan.

"Janji Mardani Ali Sera BPN Prabowo-Sandi tentang gaji guru Rp 20 juta/bulan merupakan kampanye tidak jujur pada para guru se-Indonesia," ungkap Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Johnny G Plate kepada wartawan, Kamis (22/11/2018).

Menurut Johnny, Mardani hanya asal bunyi. Pernyataannya terkait program kampanye Prabowo-Sandiaga dinilai hanya untuk kepentingan mendapatkan suara semata.


"Kasihan para guru yang sudah mengabdi untuk mencerdaskan bangsa masih juga ingin dibohongi dengan janji yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dan asal bunyi," ucap Johnny.

Sekjen NasDem itu meminta Prabowo untuk mempertanggungjawabkan janji kampanye yang dilontarkan tim suksesnya. Johnny lalu membandingkan janji tersebut dengan yang sudah dilakukan pemerintah Jokowi-Jusuf Kalla.

"Prabowo harus mempertanggungjawabkan janji kampanye pilpres yang dengan sengaja membohongi masyarakat demi kepentingan elektoral. Jokowi-JK telah melakukan banyak kebijakan terkait kesejahteraan para guru," sebutnya.

Johnny mengakui memang masih ada banyak hal yang perlu dilakukan perbaikan terkait nasib guru, baik yang PNS atau guru swasta. Namun menurutnya, itu harus dilakukan secara terukur dan bukan hanya dimanfaatkan untuk kampanye semata. Johnny juga menyebut bukan hanya guru saja yang harus diperhatikan, namun juga profesi pengabdian lainnya.

"Keputusan politik tersebut harus dilakukan dengan cermat dan terukur agar tidak menjadi janji muluk muluk," kata dia.


"Pemerintahan Jokowi-JK telah mengambil berbagai bauran kebijakan untuk perbaikan nasib tidak saja para guru tetapi juga PNS lainnya seperti TNI-Polri dan pegawai honorer yang selama ini sudah mengabdi bagi bangsa dan negara di seluruh pelosok tanah air," sambung Johnny.

Seperti diketahui, ucapan soal menaikkan gaji guru Rp 20 juta itu sebelumnya disampaikan Mardani. Namun belakangan Prabowo malah mempertanyakan hal itu yang kemudian kembali ditimpali Mardani bila hal itu adalah usulan pribadinya. Sandiaga Uno membantah isu tak kompak.

"Nggak (soal tidak kompak). Ini yang saya sudah klarifikasi sama Pak Mardani, (soal menaikkan gaji guru Rp 20 juta) ini kan harapan," ucap Sandi di Balai Sudirman, Jalan Dr Saharjo, Jakarta Selatan, Kamis (22/11).


Saksikan juga video 'Kubu Jokowi Pertanyakan Niat Prabowo Naikkan Gaji Guru':

[Gambas:Video 20detik]


Tim Jokowi: Gaji Guru Rp 20 Juta/Bulan Kampanye Tak Jujur Mardani
(elz/tor)