Heboh Usul Gaji Guru Rp 20 Juta, Mendikbud Fokus ke Honorer

Nabila Nufianty Putri - detikNews
Kamis, 22 Nov 2018 14:19 WIB
Foto: Nabila Putri
Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy tidak ambil pusing atas usulan kenaikan gaji guru hingga Rp 20 juta. Menurutnya, pernyataan tersebut hanya janji politik.

"Ya bagus-bagus saja, kan namanya janji. Saya kan juga orang lapangan, jadi tahu ya masalah penggajian guru, mekanisme dan sistem yang kompleks, penataan dan keadilan," ungkap Muhadjir seusai konferensi pers acara rapat koordinasi 'Penataan Guru dan Tenaga Pendidikan', Kamis (22/11/2018).

Ia menambahkan, masa kerja dan beban kerja mencerminkan honor dan penghargaan guru. Dalam sambutannya di depan ratusan peserta acara yang hadir, ia mengimbau agar tidak perlu memikirkan terkait usul gaji guru Rp 20 juta yang dilemparkan Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Mardani Ali Sera.


Muhadjir meminta para peserta berfokus dalam meratakan kesenjangan antara guru yang bersertifikat, belum bersertifikat, dan guru honorer. Sebab, ada guru honorer yang kerjanya sama dengan guru lainnya tapi gajinya hanya Rp 200 ribu. Hal tersebutlah yang menjadi fokus dalam pemerataan gaji guru honorer tahun depan.

"Kita usahakan, guru honorer atau guru pengganti ini ia mendapatkan gaji UMR," ungkap Muhadjir dalam sambutannya.

Ia melanjutkan, pemerataan gaji guru honorer juga harus diimbangi dengan kinerja. Terkait hal tersebut, ia juga memiliki spesifikasi tersendiri siapa yang dapat dikatakan sebagai guru honorer atau guru pengganti. Menurutnya, jika ada guru yang hanya seminggu sekali datang ke sekolah, dan hanya mengampu satu mata pelajaran, itu bukan termasuk guru honorer.

"Jangan sampai dia mengaku guru honorer tapi ternyata guru sambilan. Mengajar satu mata pelajaran, sisanya mengajar di luar. Jadi jika ia mendapatkan Rp 200 ribu ya wajar, wong dia hanya mengajar satu mata pelajaran," paparnya.


Untuk itu, ia dan jajarannya menelusuri betul siapa yang dapat dikatakan guru honorer, sehingga pemerataan gaji guru honorer dapat terlaksana dengan target tahun depan sudah berjalan.

Perlu diketahui, sebelumnya diberitakan, timses capres nomor urut 02, Mardani Ali Sera, menjanjikan gaji guru naik jadi Rp 20 juta per bulan. Belakangan, Mardani mengatakan soal gaji itu hanyalah usulan pribadi. Prabowo meragukan usulan itu.


Simak Juga 'Prabowo Bantah Bakal Menaikkan Gaji Guru Rp 20 Juta':

[Gambas:Video 20detik]


Heboh Usul Gaji Guru Rp 20 Juta, Mendikbud Fokus ke Honorer
(ega/tor)