Teror di Kedubes Inggris
Dikira Bom, Ternyata Walkman
Senin, 29 Agu 2005 13:00 WIB
Jakarta - Kantor Kedubes Inggris di Jalan Imam Bonjol Jakarta Pusat, Senin (29/8/2005) digegerkan oleh kiriman barang mencurigakan yang diduga bom. Para staf kedubes segera dievakuasi. Namun, setelah tim Gegana memeriksa, bungkusan mencurigakan tersebut berisi walkman dan stiker.Informasi yang dikumpulkan detikcom dari lokasi kejadian, peristiwa yang sempat membuat deg-degan para staf Kedubes Inggris berawal dari datangnya kiriman bungkusan mencurigakan oleh orang tidak dikenal pada pukul 09.40 WIB. Benda tersebut kemudian diperiksa menggunakan metal detector. Petugas curiga karena metal detector berbunyi. Apalagi, ada pesan benda tersebut ditujukan untuk para polisi yang bertugas mengawal Kantor Kedubes Inggris.Akhirnya, petugas memanggil tim Gegana untuk memeriksa barang mencurigakan itu. Sekitar pukul 11.30 WIB, seluruh staf karyawan yang berada di gedung Kedubes dievakuasi dari kompleks gedung yang terletak di sampingu Bundaran HI itu. Petugas tim penjinak bom (Gegana) kemudian menyisir semua ruang di Kedubes dan memeriksa bungkusan itu. Setelah disisir, gedung Kedubes dinyatakan steril. Bungkusan kiriman mencurigakan itu pun dibuka. Oalah..... isinya ternyata walkman dan stiker. Karyawan pun kemudian disuruh masuk kembali.Pengamanan Kedubes Inggris memang ketat dan berlapis-lapis. Saat ini puluhan petugas dari kepolisian masih berada di sekitar Kedubes. Di sekeliling gedung Kedubes Inggris juga dipasangi separtor yang terbuat dari beton.
(jon/)











































