DetikNews
Rabu 21 November 2018, 18:42 WIB

Dibahas Lebih dari 10 Kali Sidang, DPR Fokus ke 4 RUU Ini

Robi Setiawan - detikNews
Dibahas Lebih dari 10 Kali Sidang, DPR Fokus ke 4 RUU Ini Foto: Dok DPR
Jakarta - Memasuki masa persidangan kedua tahun sidang 2018-2019, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan pihaknya akan fokus menyelesaikan empat Rancangan Undang-Undang (RUU) yang pembahasannya sudah melebihi sepuluh kali persidangan. Salah satu RUU yang belum tuntas dibahas adalah soal Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

"Terdapat empat RUU yang pembahasannya sudah melebihi sepuluh kali masa persidangan dan diharapkan dapat segera diselesaikan pada masa persidangan ini, khususnya RUU tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana," kata Bamsoet dalam keterangan tertulis, Rabu (21/11/2018).

Hal tersebut dikatakan Bamsoet, sapaan akrab Bambang Soesatyo, dalam Rapat Paripurna DPR RI Pembukaan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2018-2019. Adapun tiga RUU lain di antaranya yaitu RUU tentang Larangan Minuman Beralkohol, RUU tentang Wawasan Nusantara, dan RUU tentang Kewirausahaan Nasional.


Terkait pembahasan ketiga RUU tersebut, Bamsoet mengatakan pihaknya sudah mengundang pemerintah dan Pimpinan Alat Kelengkapan Dewan terkait untuk mengikuti Rapat Konsultasi. Namun ia mengatakan pemerintah belum dapat memenuhi undangan tersebut. Pihaknya pun berniat kembali mengundang pemerintah.

"Pimpinan DPR akan mengundang kembali guna membahas penyelesaian RUU dimaksud. Pimpinan DPR kembali meminta komitmen dari pemerintah dan Alat Kelengkapan Dewan segera menyelesaikan pembahasan RUU untuk disahkan menjadi UU," katanya.

Di kesempatan yang sama, ia juga mengingatkan pemerintah untuk mempercepat penyerapan anggaran Kementerian atau Lembaga atas APBN Tahun Anggaran 2018, mengingat pelaksanaan anggaran telah memasuki akhir tahun.

Selain pembahasan keempat RUU, DPR melalui alat kelengkapan dewan, tim pemantau, dan tim pengawas juga akan membahas persoalan yang belum selesai pada masa sidang sebelumnya, seperti investigasi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610.


Sementara terkait tahun politik, Bamsoet mengajak agar para elit politik membangun suasana politik yang damai dan bermartabat. Ia juga mengajak segenap bangsa untuk tetap bersatu.

"Mari kita jauhkan narasi dan ujaran yang membuat kita saling menyerang, saling mencemooh, dan saling menyakiti satu dengan yang lain. Sebaliknya, mari kita bangun budaya kompetisi yang sehat, saling menguatkan dan saling membesarkan. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh," katanya.
(prf/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed