DetikNews
Rabu 21 November 2018, 16:50 WIB

LGBT yang Menikah di Bali Ajukan Pergantian Identitas ke Pengadilan

Deny Prastyo Utomo - detikNews
LGBT yang Menikah di Bali Ajukan Pergantian Identitas ke Pengadilan Ilustrasi (dok.detikcom)
Surabaya - Sepasang LGBT menikah di Bali. Kini, satu di antaranya mengajukan permohonan identitas kelamin ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

"Benar, ada permohonan untuk pergantian kelamin dari laki-laki menjadi perempuan. Sekarang masih dalam proses persidangan. Hakimnya Pak Dede Suryaman, Namun saat ini sidangnya tengah ditunda. Sebab kami akan menghadirkan beberapa ahli," kata
Humas Pengadilan Negeri Surabaya Sigit Sutriono kepada wartawan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jalan Arjuno, Rabu (21/11/2018).


Dari data yang dihimpun detikcom, permohonan pergantian kelamin tersebut diajukan oleh seorang laki-laki asal Tuban, Jawa Timur. Laki-laki tersebut sudah melakukan pernikahan sesama jenis, dengan warga negara asing asal Skotlandia saat bekerja di Bali. Namun Sigit enggan menyebut nama pemohon tersebut dengan alasan privasi.

"Namanya saya lupa, tapi usianya masih 23 tahun asal Tuban, Jawa Timur," kata Sigit.


Terkait permohonan ganti kelamin tersebut, dikatakan Sigit prosesnya masih panjang. Sebab, untuk memastikan hal tersebut, pihaknya akan mengundang beberapa ahli di antaranya adalah medis, agama, psikiater. Dari rekomendasi para ahli tersebut akan menjadi bahan pertimbangan bagi hakim untuk memutuskan permohonan ganti kelamin.

"Saksi ahli dari dokter, agama, mungkin kalau majelis hakim kurang, bisa mendatangkan psikolog atau psikiater untuk meyakinkan dikabulkan atau tidaknya permohonan tersebut," ungkap Sigit.

Sigit mengatakan persidangan sebelumnya mengagendakan agenda pemeriksaan saksi-saksi dari pihak keluarga pemohon.

"Kemarin sudah digelar sidangnya, ada pemeriksaan saksi-saksi dari pihak keluarga," kata Sigit.


Dikatakan Sigit, selama tahun 2018 pihaknya telah menangani dua permohonan pergantian kelamin di Pengadilan Negeri Surabaya.

"Yang pertama awal tahun 2018 sudah dikabulkan yakni permohonan pergantian kelamin dari laki-laki menjadi perempuan. Kalau yang baru ini yang kedua, persidangannya masih berjalan," tandas Sigit.
(asp/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed