DetikNews
Selasa 20 November 2018, 16:29 WIB

Dahulukan Tol Japek Elevated, Proyek LRT dan Kereta Cepat Ditunda

Isal Mawardi - detikNews
Dahulukan Tol Japek Elevated, Proyek LRT dan Kereta Cepat Ditunda Proyek Tol Jakarta-Cikampek Elevated akan diprioritaskan. Proyek LRT dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung dihentikan sementara. (Agung Pambudhy/detikcom)
Bekasi - Pemerintah memberhentikan sementara proyek LRT (light rail transit) dan kereta cepat Jakarta-Bandung. Kedua proyek tersebut akan dilanjutkan setelah Lebaran 2019.

"Saya pastikan KCIC (kereta cepat) dan LRT nggak boleh kerja sampai Lebaran (2019). Lebaran kan (bulan) Juni. Juni (2019) sampai Desember, dia (kereta cepat dan LRT) bisa selesai," ujar Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi di Apartemen Grand Dhika, Bekasi, Selasa (20/11/2018).


Budi mengatakan penghentian kedua proyek nasional tersebut untuk memprioritaskan penyelesaian proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated. Menurut Budi, pengerjaan Jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated lebih 'urgen'.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya SumadiMenteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi (Isal Mawardi/detikcom)

"Paling tidak 3-4 bulan kereta cepat bisa ditunda. LRT kan selesainya 2019. Yang kita prioritaskan yang elevated aja. (Kemacetan di Jalan Tol Japek) mengganggu masyarakat. Waktu tempuh jadi naik. (Permasalahan kemacetan) begitu critical. Ini Jakarta-Bandung udah 2 kali lipat (waktu tempuhnya)," ujar Budi.

"Kita putuskan LRT dan KCIC tidak berkonstruksi di Km 11 dan Km 17 (Jalan Tol Cikampek)," ujar Budi.


Di lokasi yang sama, Dirut Jasa Marga Desi Arryani mengatakan titik terparah kemacetan di Jalan Tol Cikampek ada di kawasan Cikunir Km 10. Desi mengatakan proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated, LRT, dan kereta cepat menumpuk pada titik tersebut sehingga menimbulkan kemacetan.

"Titik terparah itu di Cikunir Km 10. Semua crossing elevated, LRT, dan kereta cepat. Semua crossing di Cikunir. Jadi mereka saling tunggu, nggak bisa kerja bareng. Jadi kita masih memperkirakan mana yang bisa digeser," ujar Desi.


Agar tidak menimbulkan kemacetan, Desi mengatakan pengerjaan proyek Jalan Tol Japek Elevated akan diatur waktunya. Pengerjaan konstruksi akan dilakukan pada malam hari.

"Secara umum, window time kami jam 22.00-06.00 WIB. Jadi jangan ada persepsi masuk jalan (tol) Japek (Jakarta-Cikampek) pas malem malah lancar. Karena, malam (hari) justru proyek bergerak. Ada titik pengangkatan box girder dan lain-lain. Jangan ada persepsi Japek malam sepi," ujar Desi.



Tonton juga 'Dua Faktor Utama Macet di Tol Jakarta-Cikampek':

[Gambas:Video 20detik]


(jbr/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed