DetikNews
Senin 19 November 2018, 15:52 WIB

Temui Grace Natalie, Penyebar Foto Syur Editan Minta Maaf

Arief Ikhsanudin - detikNews
Temui Grace Natalie, Penyebar Foto Syur Editan Minta Maaf Topan Prarama Siregar, salah satu terlapor dalam kasus penyebaran foto hoax, menemui Ketum PSI Grace Natalie. (Arief Ikhsanudin/detikcom)
Jakarta - Topan Prarama Siregar, salah satu terlapor dalam kasus penyebaran foto hoax, menemui Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie. Dia meminta maaf soal foto syur editan itu.

Topan menyampaikan surat permohonan maaf yang ditulis tangan. Dalam surat tersebut tertempel meterai dan tanda tangan Topan.

"Saya minta maaf telah sebarkan posting-an di media sosial konten syur Ketum PSI pada 14 November 2018. Bila saya ulangi perbuatan serupa, saya siap diproses hukum," ucap Topan di kantor PSI Jalan Wahid Hasyim, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (19/11/2018).


Grace pun bertanya asal-muasal Topan mem-posting foto tersebut di Facebook. Topan beralasan hanya asal share tanpa verifikasi lebih lanjut.

"Saya baca beranda di Facebook. Sambil bekerja bawa mobil (taksi online). Saya nggak baca dalam, langsung share saja tanpa baca isi berita," kata Topan.

Grace mengapresiasi dan menerima permintaan maaf Topan. Hal ini disebutnya sebagai pelajaran bagi Topan dan masyarakat umum agar tidak menyebarkan berita hoax.

"Saya apresiasi Bro Topan mau ke sini dan secara jantan, mengakui menulis, ternyata tidak benar dan minta maaf. Semoga ke depannya nggak asal posting lagi, Bro Topan!" kata Grace.


Sementara itu, terkait kasus hukumnya, pihak PSI akan berkoordinasi dengan penyidik Polda Metro Jaya. Hal ini karena tidak semua yang dilaporkan adalah delik aduan.

"Dengan permintaan maaf, penyidik akan beri solusi dan jalan keluar untuk tidak diteruskan. Tapi kami akan koordinasikan dengan penyidik," ucap kuasa hukum PSI, Muannas Alaidid.

"Ujaran kebencian kan bukan delik aduan. Di sana ada kelompok yang disebut," ujar Muannas.

Sebelumnya, PSI melaporkan beberapa akun media sosial terkait kasus penyebaran editan foto syur Grace ke Polda Metro Jaya. Terlapor dalam kasus ini adalah pemilik akun FB Srikandi Rahayu Ningsih, Rudy Hadi Saputra, Ira Adriana, Naadirah Nasution, Topan Pratama Siregar, dan pemilik akun IG ACHYSAPUTRA.

"Jadi hari ini saya, Muannas Alaidid, kebetulan ini rekan-rekan dari PSI dan dari Jangkar Solidaritas PSI itu hari ini kita melaporkan akun hoax dan fitnah yang menyerang Ketum PSI, yang kita tahu itu beredar di akun Facebook, pertama konten tulisan atas nama, Srikandi Rahayuningsih, itu yang pertama kali kita dapatin," kata Muannas di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (14/11).

Foto syur editan Grace awalnya diunggah oleh salah satu akun, yaitu Srikandi Rahayuningsih. Foto itu kemudian meluas dan disebarkan lagi oleh akun-akun lainnya.

"Kemudian disebarkan secara meluas oleh beberapa akun, termasuk akun-akun anonim dan akun-akun riil. Isi konten itu jelas menunjukkan di antaranya adalah berupa gambar, tampilan di mana Ketum PSI, Sis Grace itu dalam posisi yang sangat menggambarkan tindakan asusila berupa ketelanjangan. Itu kebetulan tindakan seperti itu, dugaan tindak pidana yang dilarang dalam UU Pornografi," ujar Muannas.


Simak Juga 'PSI Polisikan Akun Facebook Yang Tuding Grace Natalie Pelacur':

[Gambas:Video 20detik]


Temui Grace Natalie, Penyebar Foto Syur Editan Minta Maaf

(aik/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed