DetikNews
Senin 19 November 2018, 15:18 WIB

Kisah Miris dr Archi Meninggal Saat Hamil karena Gas Genset Beracun

Tim detikcom - detikNews
Kisah Miris dr Archi Meninggal Saat Hamil karena Gas Genset Beracun Ilustrasi (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Seorang dokter di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, meninggal dunia. Dokter tersebut diduga keracunan gas genset.

"Korban meninggal dunia itu diketahui bernama Archi (25), seorang dokter yang bertugas di RSUD Adjidarmo, Rangkasbitung," kata Kapolsek Rangkasbitung Ajun Komisaris Ugum Taryana di Lebak seperti dikutip dari Antara, Senin (19/11/2018).

Peristiwa yang menelan korban jiwa itu berawal ketika listrik padam pada Sabtu (17/11) di rumah kontrakan dokter, Jalan Iko Jatmiko, Rangkasbitung. Rumah kontrakan korban berada di lantai dua dan di bawahnya terdapat minimarket.

Kejadian bermula saat karyawan minimarket mengoperasikan genset untuk penerangan listrik pada pukul 08.00 WIB. Namun, pada pukul 10.00 WIB, genset mati akibat kehabisan bahan bakar.

Pada saat itu, kata dia, seorang dokter yang tengah hamil berada di dalam kontrakan tersebut. Namun kontrakan dokter itu dalam kondisi terkunci.

Melihat kontrakan terkunci, warga membongkar. Dokter muda itu tidak sadarkan diri, yang akhirnya meninggal dunia.


"Kami menduga korban menghirup gas beracun karbon monoksida dari gas genset yang bocor itu," kata Ugum.

Kepala Tata Usaha RSUD Adjidarmo Rangkasbitung Rudi mengatakan Archi yang meninggal dunia merupakan dokter intensif di RSUD Adjidarmo.

Menurut dia, biasanya dokter intensif itu tidak tetap atau bertugas selama 3 bulan.

Selain dokter Archi, ada tiga karyawan minimarket bernama Fahrudin (28), Yusuf (20), dan Heni (20) yang mengalami mual-mual dan pusing dan sempat tak sadarkan diri. Mereka dilarikan warga setempat ke UGD RSUD Adjidarmo untuk mendapatkan pertolongan medis.
(fjp/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed