DetikNews
Minggu 18 November 2018, 13:19 WIB

Bikin Kuis di Diklat STPI, Menhub Bagi 5 Ponsel dan 10 Helm

Muhammad Guruh Nuary - detikNews
Bikin Kuis di Diklat STPI, Menhub Bagi 5 Ponsel dan 10 Helm Foto Menhub di acara diklat di STPI (Guruh Nuary/detikcom)
Tangerang - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membagikan ponsel dan helm di acara diklat kerja yang diikuti ratusan warga Serang, Banten. Budi Karya juga menceritakan perihal capaian empat tahun pemerintahan Presiden Jokowi-Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

Ini adalah acara penutupan diklat masyarakat, digelar di Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI), Curug, Banten, Minggu 918/11/2018).

Diklat STPI Curug ini berlangsung sejak 7-16 November 2018. Total peserta sebanyak 461 orang yang berasal dari Kecamatan Keroncong dan Cadas Sari Kabupaten Pandeglang, Kecamatan Kopo Kabupaten Serang dan Kecamatan Walantaka Kota Serang.

Budi Karya menggelar kuis menyebutkan sila-sila dalam Pancasila dan seputar Sumpah Pemuda. Pesertanya ada dari unsur peserta diklat dan ada pula yang berasal dari taruna-taruna STPI.

Maka dibagikanlah hadiah dari kuis itu, yakni ponsel Samsung Galaxy berjumlah lima unit, dan helm dengan total 10 unit. Sayang sekali, karena waktu tidak cukup, helm yang dijadikan hadiah kuis hanya 6 unit. Hadiah dari STPI ini diberikan langsung oleh Budi Karya dan Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan (BPSDMP) Umiyatun Tri Hastuti.

Budi Karya sempat ditanyai wartawan soal pemaparan capaian empat tahun pemerintahan Jokowi dan bagi-bagi ponsel dan hadiah ini, apakah terkait dengan Pilpres 2019 atau tidak. Budi menjawab kegiatan ini tak berkaitan dengan Pilpres.

"Nggak ada hubunganya (dengan Pilpres), karena saya dalam rangka mensosialisasi, bagaimana kita punya semangat sebagai bangsa kalah tidak tahu apa yang dilakukan oleh negeri kita. Sebagai contoh, kereta api, itu bagaimana tiap hari orang semakin bertambah yang menggunakan kereta api, LRT, dan sebagainya," tutur Budi.

Sebelumnya dalam acara, Budi menyampaikan soal capaian pembangunan jalan tol sejau empat tahun pemerintahan Jokowi ini.
Budi awalnya menyinggung ketertinggalan infrastruktur di Indonesia dengan negara-negara di Asia Tenggara. Karena ketertinggalan itu pemerintah Jokowi-JK fokus membangun infrastruktur.

Selain itu, Budi juga menyinggung soal utang Indonesia. Menurutnya, utang dari luar negeri itu tidak besar. Utang itu demi pembangunan infrastruktur.


(dnu/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed