DPR Minta TNI-GAM Patuhi MoU

DPR Minta TNI-GAM Patuhi MoU

- detikNews
Senin, 29 Agu 2005 01:29 WIB
Jakarta - Kontak tembak antara TNI-GAM yang terjadi di Aceh Besar membuat sejumlah pihak prihatin. Ketua DPR Agung Laksono meminta TNI dan GAM menghentikan kontak senjata. "Saya minta kedua belah pihak baik TNI dan GAM supaya betul-betul mematuhi isi perjanjian (Helsinski) itu," kata Agung di sela-sela acara HUT ke-60 DPR di Gedung DPR/MPR, Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Minggu (28/8/2005) malam. "Kalau tidak maka tidak ada gunanya kita berpayah-payah, bertahun-tahun mengadakan perundingan," tegas Agung.Wakil Ketua DPP Partai Golkar ini menyarankan GAM segera menyerahkan senjatanya. "Hendaknya senjata-senjata itu diserahkan kepada pihak Indonesia melalui tim Aceh Monitoring Mission," tambah Agung. Kontak tembak antara GAM-TNI kembali terjadi di Kampung Muri Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar, Minggu pagi. Sedikitnya 16 personel TNI terlibat baku tembak dengan 20-an anggota GAM. Peristiwa ini berlangsung selama 10 menit. Perang ini bukan pertama kali terjadi pasca penandatanganan MoU. Sebelumnya, kejadian yang sama juga terjadi di Bireun. (ton/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads