Abu Jibril : Warga MMI Tak Perlu Takut Teror Bom

Abu Jibril : Warga MMI Tak Perlu Takut Teror Bom

- detikNews
Minggu, 28 Agu 2005 14:02 WIB
Jakarta - Sebagai anggota Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) dan sebagai umat Islam hendaknya tidak perlu takut terhadap aksi teror, seperti kasus teror mercon yang dilakukan oleh sekelompok orang di kantor pusat MMI di Jl Karanglo Kotagede Yogyakarta, Sabtu (28/8/2005). Hal itu dikemukakan oleh Abu Jibril Abdul Rahman saat memberikan ceramah dalam Tabligh Akbar peresmian kantor pusat MMI dan Deklarasi Yogyakarta Menolak Aliran Sesat dan Memerangi Maksiat di kantor seluas 800 m itu, Minggu (28/8/2005).Acara acara tabligh akbar yang dihadiri sekitar 500-an anggota MMI itu juga dihadiri Ketua Lajnah MMI Irfan S Awwas yang juga adik kandung Abu Jibril dan Muhammad Thalib selaku Wakil Ketua Amir MMI."Tak perlu takut, justru teror seperti itu membuat kita lebih waspada. Aksi teror bom atau mercon di jalan yang ada di depan pintu gerbang itu terjadi setelah beberapa jam setelah saya datang di kantor ini," kata pria berjenggot ini.Jibril kemudian mencontohkan kasus teror bom yang terjadi beberapa waktu lalu sehabis subuh di rumahnya di Pamulang. Tidak lama setelah kasus itu, rumahnya didatangi puluhan polisi yang mengobrak-abrik seisi rumah dan beberapa barang miliknya sempat dibawa untuk diamankan polisi. "Tidak hanya itu, teror-teror lain juga pernah kami alami, ketika baru pulang ke Indonesia dari Malaysia sudah dicekal oleh polisi dengan alasan pemalsuan identitas, tapi itu tidak menyurutkan kami. Itu juga terjadi pada para pemimpin umat Islam yang hendak menegakkan Syariah Islam," kata Jibril yang langsung disambut takbir Allahu Akbar berkali-kali. Di tempat yang sama, Sekretaris MMI M Shabbarin Syakur yang juga saksi mata kasus teror bom di depan kantor menambahkan, saat itu sekitar pukul 19.00 habis Isya, beberapa anggota MMI sedang rapat di kantor. Selain itu ada beberapa orang petugas keamanan dan panitia yang berada di sekitar untuk mempersiapkan acara tabligh akbar. Tiba-tiba terdengar suara ledakan keras di arah jalan raya sekitar 40 meter dari kantor. Setelah ledakan muncul asap memenuhi jalan raya Karanglo dan tercium bau belerang menyengat. Beberapa anggota lainnya tak sempat siapa pelakunya, tapi mereka hanya mendengar beberapa kendaraan dipacu kencang ke arah barat, menuju Pasar Kotagede."Kalaupun ada anggota MMI yang hendak mengejar pasti tidak akan terkejar. Mereka menggunakan motor RX King sementara motor yang ada disini hanya motor bebek saja," katanya.Saat kejadian, situasi jalan Karanglo yang menghubungkan antara Kotagede dengan Ringroad Selatan Banguntapan, pada malam itu tidak terlalu ramai. Setelah kejadian itu, banyak warga sekitar yang berhamburan keluar rumah menengok kejadian. Tidak lama juga, aparat Polsek Banguntapan Bantul datang ke kantor MMI. Mereka menanyakan apakah perlu pengamanan di sekitar kantor. "Kami menjawab, tak perlu karena hanya teror mercon banting saja. Sampai sekarang bekas ledakan di jalan Karanglo depan pintu gerbang MMI masih membekas berwarna putih berbentuk melingkar," kata Shabbarin kepada detikcom sambil menunjukkan tempat ledakan. (atq/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads