Bawaslu: Tren Sekarang Tim Sukses Saling Lapor

Bawaslu: Tren Sekarang Tim Sukses Saling Lapor

Yulida Medistiara - detikNews
Sabtu, 17 Nov 2018 14:57 WIB
Bawaslu: Tren Sekarang Tim Sukses Saling Lapor
Komisioner Bawaslu Mochammad Afifuddin (Bahtiar Rifai/detikcom)
Jakarta - Bawaslu menyebut, menjelang Pilpres 2019, saat ini yang menjadi tren antara tim sukses pasangan capres-cawapres nomor urut 01 dan 02 adalah saling melapor. Bawaslu menegaskan akan berhati-hati mengkaji laporan yang masuk.

"Trennya sekarang ini tim sukses saling lapor di kami. Tentu kami akan sangat hati-hati semua laporan maupun temuan yang sifatnya dari jajaran kami adalah temuan yang sifatnya dari masyarakat adalah laporan," kata komisioner Bawaslu RI Mochammad Afifuddin di Ecovention Ancol, Jl Lodan Timur, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (17/11/2018).


Ia menegaskan, jika penanganan Bawaslu dianggap tak sesuai dengan kode etik, bisa dilaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Namun Bawaslu memastikan setiap laporan akan ditangani dengan hati-hati.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi parpol, termasuk seluruh WNI, harus sama-sama yakin, kalaupun kami penyelenggara, dari sisi kami, di Bawaslu menangani proses tidak standar. Mungkin juga akan ada mekanisme ancaman hukuman, misalnya dari sisi etik dan sebagainya. Jadi kami memastikan bahwa pencegahan penindakan dan pengawasan kita dalam rangka sesuai dengan yang diatur UU," ungkapnya.


Berdasarkan data rekapitulasi temuan atau laporan dan koreksi di Bawaslu RI pada 2018 data per (13/11), dari Oktober sampai November, terdapat 17 laporan dugaan pelanggaran terkait dengan pilpres.

Dari 17 laporan tersebut, 7 laporan untuk paslon 01 dan 6 laporan untuk paslon 02. Sedangkan laporan yang sudah diputus sebanyak 8 laporan. Laporan ini terkait dengan dugaan pelanggaran kampanye, baik kampanye di luar jadwal, kasus hoax, maupun mahar politik.



Tonton juga video 'Angkot Pasang Stiker Raja Jokowi, Pol PP dan Bawaslu Bergerak':

[Gambas:Video 20detik]

Bawaslu: Tren Sekarang Tim Sukses Saling Lapor
(yld/mae)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads