Baru Diresmikan, Markas MMI Diguncang Ledakan Keras
Minggu, 28 Agu 2005 10:20 WIB
Jakarta - Acara peresmian markas baru Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) yang seharusnya berlangsung meriah, tiba-tiba sontak menjadi kacau. 200 Anggota MMI dikejutkan dengan adanya ledakan keras di markas baru MMI, Jl Karanglo, Kota Gede, Yogyakarta. Hal ini disebabkan adanya mercon yang memiliki daya ledak tinggi menggetarkan markas baru itu. Menurut sejumlah saksi mata, beberapa pengendara motor melempari markas baru itu dengan beberapa mercon. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (27/8/2005) pukul 19.00 Wib."Peresmian itu terbuka untuk umum. Ledakannya lumayan besar, tapi acara tetap berlangsung," kata Ketua Departemen Data dan Informasi MMI Fauzan Al Anshari kepada detikcom melalui sambungan telepon, Minggu (28/8/2005).Menurut Fauzan, motif dari pelemparan mercon ini hampir sama dengan motif peledakan di rumah Abu Jibril di bilangan Pamulang, Tangerang. Ada grand design terhadap upaya-upaya memojokkan sejumlah organisasi Muslim."Kalau bom Pamulang bertujuan juga untuk menggeledah rumah Abu Jibril, bisa jadi peledakan ini untuk melihat isi markas baru MMI," jelas Fauzan sambil tertawa.Peledakan ini, lanjut Fauzan, berupaya agar masyarakat curiga terhadap aktivitas MMI. Dengan peledakan ini juga, masyarakat diharapkan antipati dan menaruh persepsi buruk terhadap organisasi dan kegiatan-kegiatannya.Peledakan ini tidak membuat gedung ini rusak. Terlihat hanya bekas ledakan petasan di tanah area parkir markas MMI. Hingga saat ini polisi sedang memeriksa kasus ini.
(atq/)











































