DetikNews
Sabtu 17 November 2018, 10:37 WIB

Membunuh karena Dihina, Haris Simamora Belum Tentu Psikopat!

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Membunuh karena Dihina, Haris Simamora Belum Tentu Psikopat! Haris Simamora. Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Entah apa yang ada di pikiran Haris Simamora sehingga tega membunuh Daperin Nainggolan, Maya Ambarita, Sarah Nainggolan, dan Arya Nainggolan. Walau begitu, Haris tidak bisa langsung disimpulkan sebagai psikopat.

"Tidak. Dalam berbagai kasus kejahatan yang berakibat kepada korban tewas, terutama dalam jumlah banyak sekaligus, hampir dapat dipastikan semua pelaku memiliki profil psikologis yang khas, namun tidak serta merta mengarah kepada psikopat," kata psikolog Kassandra A Putranto saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (17/11/2018).



Perlu pemeriksaan psikologi forensik mendalam untuk memastikan kondisi kejiwaan Haris. Pemeriksaannya pun harus mendalam.

"Biasanya gangguan psikopat ditemukan pada pelaku pembunuhan berseri atau serial killer," ujar Kassandra.

Boleh saja menduga Haris adalah psikopat. Tetapi jangan sampai kesimpulan hanya berdasarkan pengakuan Haris.



"Dalam psikologi forensik ada proses yang namanya, criminal profiling dan psychology autopsy. Itu proses merekonstruksi kondisi psikologis korban semasa hidup dan melakukan profilings terhadap kemungkinan tersangka pelaku, baru dilakukan pemeriksaan psikologis terhadap tersangka," papar Kassandra.

Saat uji psikologi forensik dilakukan, tak menutup kemungkinan bisa ditemukan motif lain. Hal ini karena prosesnya tak semata berdasarkan pengakuan tersangka.

Kata 'psikopat' sendiri dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti orang yang karena kelainan jiwa menunjukkan perilaku yang menyimpang sehingga mengalami kesulitan dalam pergaulan.
(bag/hri)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed