DetikNews
Sabtu 17 November 2018, 10:19 WIB

Tim Prabowo: Visi-Misi Banyak, Kampanye Nggak Bisa Bicara Berjam-jam

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Tim Prabowo: Visi-Misi Banyak, Kampanye Nggak Bisa Bicara Berjam-jam Ahmad Riza Patria (Foto: Tsarina Maharani/detikcom)
Jakarta - Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief mengakui visi-misi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tidak keluar dan tersampaikan ke rakyat saat Prabowo atau Sandi berkampanye. Apa kata Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga?

"Visi misi itu kan banyak sekali programnya. Waktu kampanye itu kan orang nggak bisa bicara berjam-jam. Bicara kampanye kan banyak orang dibatasi," ujar Juru Debat BPN Prabowo-Sandiaga, Ahmad Riza Patria, saat dihubungi, Sabtu (17/11/2018).


Riza mengatakan, saat kampanye, capres-cawapres tak bisa secara menyeluruh bicara visi-misi seperti yang ada di dokumen. Sehingga, hanya hal-hal yang bersifat substansial saja yang disampaikan ke masyarakat.

"Jadi yang disampaikan itu poin-poin aja, substansi. Substansi dari program yang diajukan. Bagaimana membangun ekonomi kerakyatan ke depan. Ekonomi yang berdasarkan Pasal 33 UUD 1945," ujar dia.

"Bagaimana membangun demokrasi yang berpihak pada kepentingan bangsa negara, yang menghargai perbedaan pendapat, yang tidak memaksakan 20 persen PT (presidential threshold). Yang tidak membelenggu sekedar membubarkan ormas-ormas. Kampanye itu kan disampaikan bertahap. Nggak semua isu bisa disampaikan sekaligus," sambung Riza.


Politikus Partai Gerindra itu menyebut, cara berkampanye semacam itu tidak hanya dilakukan pada pilpres kali ini saja. Pada pilpres terdahulu, capres yang maju juga hanya berbicara poin terpenting saja saat kampanye.

"Kampanye itu begitu. Dulu pada zaman yang lalu juga begitu. Pak SBY juga sama, Bu Mega sama. Semua lah pimpinan partai itu. Nggak bisa visi misi korban dibacakan satu-satu gitu ndak bisa," katanya.

Sebelumnya, Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief mengakui visi-misi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno cukup jelas andai ditengok di dokumen. Namun, Andi menyebut, visi-misi itu tidak keluar dan tersampaikan ke rakyat saat Prabowo atau Sandi berkampanye.

"Kalau visi-misinya yang di dokumen cukup jelas. Tapi dalam kampanyenya tidak bunyi," kata Andi saat dimintai konfirmasi, Jumat (16/11) malam.
(mae/hri)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed