DetikNews
Jumat 16 November 2018, 21:08 WIB

Dituduh Mencopet, Faisal Mengaku Dianiaya Sekuriti di Halte TransJ Harmoni

Eva Safitri - detikNews
Dituduh Mencopet, Faisal Mengaku Dianiaya Sekuriti di Halte TransJ Harmoni Faisal (berpeci putih) mengaku dianiaya enam petugas keamanan (sekuriti) di Halte TransJakarta Harmoni karena dituduh copet. (Eva/detikcom)
Jakarta - Faisal mengaku dianiaya enam petugas keamanan (sekuriti) di Halte TransJakarta Harmoni karena dituduh sebagai copet. Meski Faisal sudah membantah dirinya copet, sekuriti TransJ tetap mempersekusi dirinya.

Peristiwa penganiayaan itu diungkapkan Faisal di Pojok Hukum Sunan, Portable Kitchen and Lounge, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (16/11/2018). Ia mengatakan peristiwa itu terjadi pada Kamis (8/11) pukul 11.20 WIB saat dirinya dalam perjalanan pulang kerja.

Faisal menjelaskan awalnya ia melihat dompet di lantai TransJakarta yang dinaikinya. Ketika mengambil dan ingin mengembalikan dompet itu kepada penumpang di sebelahnya, ia malah diteriaki copet oleh penumpang lain.

"Awalnya saya di dalam TransJ itu kan sempat tertidur. Saya bangun melihat dompet. Nah kebetulan dompet itu di bawah kaki penumpang berdekatan dengan kaki saya. Pada saat saya mau ambil, mungkin punya penumpang sebelah, saya niat baik ingin mengembalikan, tapi ada penumpang lain melihat dikira saya copet," ujarnya.

Dompet itu kemudian diambil oleh pemiliknya. Meski sang pemilik sudah tidak mempermasalahkan, salah satu penumpang lain tetap mengarahkan Faisal agar dibawa ke kantor polisi. Petugas TransJ pun membawa Faisal untuk ditindaklanjuti di Halte TransJakarta Pulogadung.

"Saya bilang sama sekuriti, saya bukan copet, saya baru pulang dinas saya bilang, ini seragam saya. Itu posisinya dompet sudah saya balikin. Sudah dipegang sama orangnya, tapi di dalam TransJ ada penumpang yang dituakan. Dia bilang, sudah, damai saja, bawa ke kantor polisi di Pulogadung," ucapnya.


Setelah sampai di Halte Busway Pulogadung, Faisal curiga dirinya tidak diproses. Ia malah dibawa ke Halte TransJakarta Harmoni. Di situ ia mengaku dipersekusi oleh enam sekuriti TransJ dengan tindakan yang tidak menyenangkan.

"Setelah sampai di (Halte) Pulogadung, ternyata saya tidak diproses, melainkan yang ada massa di situ (Halte TransJakarta Pulogadung) bilang, 'Copet ya? Copet ya? Bakar aja'. Akhirnya sama sekuriti saya dibawa ke Harmoni naik TransJakarta lagi," katanya.

"Saya pikir ke kantor polisi, ternyata prosesnya lebih parah lagi, jadi saya di dalam ya begitulah, langsung diborgol, langsung ditendang. Di Halte Harmoni saya juga digantungi papan yang bertulis 'Saya copet' pakai celana pendek doang," lanjut Faisal.

Lalu pada Jumat (9/11) Faisal pergi ke RSUD Koja untuk melakukan visum dari luka memar yang dialami di badannya. Setelah hasil visum keluar, ia langsung melaporkan kasus ini ke Polres Metro Jakarta Pusat.

"Besoknya saya langsung visum dan buat laporan di Polres Metro Jakarta Pusat, sampai sekarang belum ada perkembangan," kata Faisal.

Laporan itu teregitrasi dengan nomor 1820/K/XI/2018/Restro Jakpus tertanggal 9 November 2018. Namun, dihubungi terpisah, Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Pusat AKP Purwadi mengatakan pihaknya belum mengetahui lebih lanjut soal laporan itu.

"Saya belum koordinasi dengan penyidiknya, kalau sudah buat laporan, pasti diproses," ujarnya saat dihubungi.
(nvl/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed