DetikNews
Jumat 16 November 2018, 10:32 WIB

Cegah Banjir, Anies Siapkan Saringan Sampah Seperti Bendungan

Arief Ikhsanudin - detikNews
Cegah Banjir, Anies Siapkan Saringan Sampah Seperti Bendungan Pemprov DKI berencana membuat saringan-saringan semacam bendungan untuk mencegah sampah mengalir di sungai Jakarta. Foto di atas merupakan kondisi Pintu Air (Foto: Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan Jakarta yang dialiri 13 sungai alami jadi salah satu faktor yang membuat Jakarta rawan dilanda banjir. Ada 30 titik rawan banjir di Jakarta.

Untuk mencegah banjir, Anies mengatakan tahun depan sungai di Jakarta akan dibangun semacam bendungan untuk menyaring sampah.


"Satu soal aliran ini kita menerima banyak sekali limpahan-limpahan sisa. Jadi saya kemarin sudah siapkan, tahun depan kita akan bangun saringan-saringan besar semacam bendungan untuk menyaring sampah agar tidak masuk ke dalam kota," kata Anies usai apel kesiapsiagaan menghadapi musim hujan di Polda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (16/11/2018).

Anies mengatakan bendungan tersebut akan menyaring sampah sehingga tak menumpuk di pintu-pintu air. Sampah yang terbawa aliran sungai mesti disaring karena juga berpotensi merusak bangunan dan lingkungan di sekitar sungai.


Selain itu, Anies mengatakan dalam waktu dekat akan menunjukkan gerakan naturalisasi sungai.

"Yang kedua adalah gerakan masif untuk drainase vertikal, nanti kita akan tunjukkan beberapa waktu lagi. Yang ketiga adalah tentu kita mengharap percepatan penyelesaian kolam-kolam retensi waduk di sekitar hulu sehingga aliran air ke hilir volumenya terkendali," ucap Anies.

Anies mengatakan 30 titik banjir itu berdasarkan data daerah yang rutin dilanda banjir tiap tahunnya. Di luar 30 titik rawan itu, Anies mengatakan kebersihan saluran air juga harus diperhatikan.


Sebelumnya Pemprov DKI sudah memetakan 30 titik rawan banjir. Anies mengatakan Pemprov DKI telah menyiapkan 450 pompa. Anies mengatakan pihaknya saat ini juga menggerakkan 1.400 relawan terverifikasi untuk melaporkan banjir. Menurutnya, laporan yang masuk ke Jakarta Smart City banyak tapi susah terverifikasi tanpa bantuan relawan.

"Ada lebih dari 450 pompa. Dan dari laporan yang sudah diterima, semua (pompa) dalam kondisi siap untuk bekerja dengan baik," kata Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (12/11/2018).


Saksikan juga video 'Polres Jakbar Siagakan Pasukan untuk Antisipasi Banjir':

[Gambas:Video 20detik]


(jbr/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed