DPR Belum Bisa Bahas Rencana Pengurangan Subsidi BBM

DPR Belum Bisa Bahas Rencana Pengurangan Subsidi BBM

- detikNews
Sabtu, 27 Agu 2005 18:32 WIB
Jakarta - Panitia Anggaran DPR RI memberikan sinyal tidak bersedia membahas usulan pemerintah mengurangi subsidi BBM pada APBN Perubahan 2005. DPR masih menunggu neraca awal PT Pertamina yang telah diaudit."Sebelum ada neraca awal PT Pertamina yang telah diaudit dan perhitungan harga pokok produksi semua jenis BBM yang dilakukan oleh konsultan independen, maka Panitia Anggaran belum bisa membahas rencana pemerintah mengurangi subsidi BBM pada APBN-P kedua," kata Anggota Panitia Anggaran DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Rama Pratama kepada detikcom, Sabtu (27/8/2005).DPR sejak lama memang menginginkan agar pemerintah menyelesaikan perhitungan harga pokok produksi semua jenis BBM. Pemerintah sudah diamanatkan untuk menyelesaikannya paling lambat awal tahun 2005, namun hingga sekarang tak kunjung kelar.Pada saat pemerintah berencana menaikkan harga BBM pada Maret 2005 lalu, masalah perhitungan harga pokok produksi juga menjadi masalah yang mengganjal. Perhitungan harga pokok produksi ini dirasa penting, karena saat ini satu-satunya dasar perhitungan yang dipakai adalah perhitungan dari Pertamina yang diragukan akurasinya.Menyangkut pengurangan subsidi BBM, pemerintah melalui Wapres Jusuf Kalla dalam beberapa kali kesempatan mengungkapkan bahwa konsumsi BBM harus dikurangi. Salah satu jalan yang mungkin ditempuh adalah penyesuaian harga.Rencananya pemerintah dan Panitia Anggaran DPR RI akan menggelar rapat maraton khusus membahas masalah pengurangan subsidi BBM ini pada Sabtu 27 Agustus dan Minggu besok 28 Agustus. (san/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads