DetikNews
Jumat 16 November 2018, 08:58 WIB

SBY Kritik Sekjen Gerindra, Timses Jokowi: Energi Baik buat Kami

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
SBY Kritik Sekjen Gerindra, Timses Jokowi: Energi Baik buat Kami Abdul Kadir Karding (Dok TKN Jokowi-Ma'ruf Amin)
Jakarta - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin ikut mengomentari Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang bereaksi keras atas janji kampanyenya yang diungkit Partai Gerindra. TKN menilai hal itu menjadi 'angin segar' bagi koalisinya.

"Secara politik, ini akan menjadi energi dan ruang yang cukup baik bagi kami. Pasti itu akan menjadi poin penting, energi tersendiri, ruang politik baru bagi tim kami," ujar Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding, saat dihubungi, Jumat (16/11/2018).



Karding menilai kritik yang dilontarkan SBY kepada Sekjen Gerindra Ahmad Muzani dan kemudian ditanggapi SBY seolah menunjukkan ketidakharmonisan di antara mereka. Hal itu juga memperkuat dugaan adanya ketidaksolidan di Koalisi Indonesia Adil Makmur.

"Kan dalam sebuah organisasi itu kan yang paling penting soliditas. (Kalau kami) alhamdulillah kami solid," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akhirnya angkat bicara terkait panas-dingin hubungan Demokrat dengan sekutunya, Partai Gerindra. Kritik kepada capres yang diusungnya, Prabowo Subianto, hingga Sekjen Gerindra Ahmad Muzani yang pertama kali menyinggung janji SBY pun terlontar.

SBY menyayangkan pernyataan Muzani yang terkesan 'bernada sumbang'. Menurutnya, tak seharusnya koalisinya itu menuding dan menyalahkan pihak lain.

"Daripada menuding & menyalahkan pihak lain, lebih baik mawas diri. Mengeluarkan pernyataan politik yg 'sembrono', justru merugikan SBY," tulis SBY melalui akun Twitter-nya, Kamis (15/11/2018).



Tak hanya kepada Muzani, kritik juga dialamatkan kepada Prabowo Subianto. SBY menyinggung soal visi-misi yang dinilainya tak sampai ke masyarakat dan pendukung sang capres.

"Saat ini rakyat ingin dengar dari Capres apa solusi, kebijakan & program yang akan dijalankan untuk Indonesia 5 tahun ke depan SBY," katanya.

"Kalau 'jabaran visi-misi' itu tak muncul, bukan hanya rakyat yang bingung, para pendukung pun juga demikian. Sebaiknya semua introspeksi SBY," sambung SBY.


Saksikan juga video 'SBY Prediksi Partai Bisa Anjlok Tanpa Capres, PKS Tak Setuju':

[Gambas:Video 20detik]


(mae/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed