DetikNews
Jumat 16 November 2018, 08:28 WIB

Megawati dan SBY yang Soroti Visi-Misi Prabowo

Indra Komara - detikNews
Megawati dan SBY yang Soroti Visi-Misi Prabowo Foto: Grandyos Zafna/detikcom
Jakarta - Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) angkat bicara saat disinggung belum mengampanyekan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. SBY balik menyinggung visi-misi capres.

SBY menuturkan rakyat ingin mendengarkan solusi, kebijakan, dan program dari capres yang diusung. Jika penjabaran visi-misi tak dijelaskan, rakyat dan pendukung capres itu akan kebingungan.

"Saat ini rakyat ingin dengar dari capres apa solusi, kebijakan, & program yang akan dijalankan untuk Indonesia 5 tahun ke depan. Kalau 'jabaran visi-misi' itu tak muncul, bukan hanya rakyat yang bingung, para pendukung pun juga demikian. Sebaiknya semua introspeksi *SBY*," kata SBY melalui akun Twitter-nya, seperti dilihat detikcom, Kamis (15/11/2018) malam.


Ketum parpol berlogo mirip lambang Mercy itu menjelaskan, dalam kontestasi pilpres, yang paling menentukan adalah calon presidennya. Kata SBY, capres harus punya narasi dan gaya kampanye yang tepat. Apalagi SBY sudah dua kali jadi capres.

"Dalam pilpres, yang paling menentukan 'capres-nya'. Capres adalah 'super star'. Capres mesti miliki narasi & gaya kampanye yang tepat *SBY*," sambung SBY.

Pertanyaan soal visi-misi capres yang dilontarkan SBY ini senada dengan pernyataan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Sementara SBY tidak menyebut langsung nama capres yang dimaksud, Mega terang-terangan menyebut kubu Prabowo-Sandi.

Saat memberikan sambutan di sekolah partai untuk caleg PDIP, Megawati menyampaikan belum pernah mendengar apa saja program rival petahana Joko Widodo-Ma'ruf Amin itu semasa kampanye.

"Saya bilang kenapa di pihak sana tidak juga mengatakan program saya adalah ini, saya belum pernah dengar lho, apa yang akan dilakukan, menjalankan program seperti apa saya ndak tahu," ujar Megawati di kantor DPP PDIP, Jl Pangeran Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (15/11).


Dia pun menyinggung soal strategi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang kerap disebut ditiru kubu Prabowo-Sandiaga. Kubu Prabowo-Sandi sudah menampik tudingan itu.

"Terus ini mau meniru Trump. Ketika Trump terpilih, saya sudah bilang, 'Waduh, gawat nih kalau Amerika kayak begini. Yang disebut-sebut post truth, kebenaran yang sepertinya lewat begitu saja, yang orang disuruh percaya padahal belum sebuah kebenarannya.' Apa sekarang akibatnya?" tutur Megawati.

Soal visi-misi, Gerindra sudah menjawab. Partai belogo kepala garuda itu heran atas pernyataan Megawati.

"Di mana-mana Pak Prabowo dan Bang Sandi selalu bicara 3 hal soal bagaimana pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan pekerjaan, dan juga memastikan harga-harga kebutuhan terjangkau bagi emak-emak di Indonesia. Itu kan jelas program konkret, 3 hal itu yang menjadi program utama dari Pak Prabowo dan Bang Sandi," kata anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade, Kamis (15/11).


Timses Prabowo juga membela. Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, memaklumi jika Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengaku belum pernah mendengar program capres-cawapres usungannya.

"Saya biasa saja sih. Memaklumi beliau mungkin sibuk. Belum sempat nonton TV atau membaca. Banyak sekali program Prabowo-Sandi yang sudah disampaikan di TV, dokumen itu banyak sekali," ujar Dahnil.

Buntut pernyataan Mega, cawapres Sandiaga Uno angkat bicara. Dia meminta Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengirimkan dokumen berisi visi-misi dan program ke Megawati.

"Saya sudah meminta BPN, tolong dikirimkan. Mungkin salah kami juga tidak terlalu banyak di-cover di media untuk bicara mengenai visi-misi dan program kerja. Jadi kebetulan kita punya platform visi-misi dan program kerja. Saya sudah meminta untuk dikirimkan ke Ibu Mega," kata Sandiaga di gedung World Trade Center, Jl Sudirman, Jakarta.


Saksikan juga video 'Prabowo Janjikan Pertumbuhan Ekonomi RI 7-8%, Praktisi: Berat!':

[Gambas:Video 20detik]


(idn/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed