DetikNews
Kamis 15 November 2018, 21:14 WIB

Kejaksaan Tahan Tersangka Korupsi Lahan Underpass Sultan Hasanuddin

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Kejaksaan Tahan Tersangka Korupsi Lahan Underpass Sultan Hasanuddin Ilustrasi (Foto: dok. Thinkstock)
Makassar - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan menahan ARS, tersangka korupsi pembebasan lahan underpass Simpang Lima Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar. Diduga nilai korupsi ARS sebesar Rp 3,5 miliar.

"Ada satu area lahan pembebasan di proyek itu. Yang bersangkutan bekerja sama dengan orang lain, seolah-olah sebagai penerima kuasa ganti rugi yang akan dibayarkan kepada warga yang berhak dan seharusnya menerima itu. Tapi yang bersangkutan tidak membayarkan itu," kata Kepala Seksi Penyidikan Kejati Sulselbar Andi Faik di kantornya, Kamis (15/11/2018).

ARS diduga bekerja sama dengan seseorang berinisial RH, yang saat ini masih berstatus buron. Andi menyebut ARS diduga mengambil keuntungan dari proyek.

"Total kerugian negara yang seharusnya diperuntukkan sebagai ganti ke warga justru dikorupsi tersangka sebesar Rp 3,5 miliar," sebutnya.

ARS diketahui bertugas sebagai sekretaris satuan tugas pengadaan tanah dan menjabat Kasubag Pertahanan Bagian Tata Pemerintahan Sekda Kota Makassar.

Pembangunan underpass Bandara Sultan Hasanuddin menggunakan anggaran APBN sebesar Rp 10 miliar. ARS disangkakan dengan Pasal 2 ayat 1 juncto Pasal 18 ayat 1 subsider Pasal 3 juncto Pasal 18 ayat 1 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP.
(fiq/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed