Kejati Riau Diminta Transparan Periksa Proyek Rp 25,96 M
Sabtu, 27 Agu 2005 14:46 WIB
Pekanbaru -
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Riau meminta pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau untuk transparan dalam memeriksa kasus dugaan korupsi proyek multiyears Rp 25,96 miliar."Sebaiknya pihak Kejati Riau transparan saja dalam memberikan keterangan kepada pers terkait pemeriksaan sejumlah pejabat dalam kasus proyek multiyears. Sekarang ini kan sudah zaman terbuka, jadi tidak perlu lagi ditutup-tutupi," kata Ketua Fraksi PKS DPRD Riau Nurdin saat dihubungi detikcom, Sabtu (27/8/2005).Menurut Nurdin, terkait dalam pemeriksaan sejumlah pejabat itu, Kejati Riau diminta lebih transparan dalam memberikan keterangan. Hal itu karena publik juga ingin mengetahui secara jelas dalam kasus proyek multiyears senilai Rp 25,96 miliar tersebut."Kita berharap, kiranya Kejati Riau bisa melakukan pemeriksaan secara intensif proyek bermasalah itu. Kalau memang tidak terbukti bersalah, ya mereka juga harus jelas. Itu akan lebih baik ketimbang harus menyembunyikan informasi," jelas Nurdin.Sementara informasi yang dihimpun detikcom, dalam proyek multiyears ini, sejumlah pejabat sudah menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Begitu juga pemeriksaan sebagai saksi juga dilakukan terhadap dua mantan anggota DPRD Riau yang pernah menjabat sebagai panitia anggaran. Kendati pemeriksaan pejabat itu sudah dilakukan dalam sepekan ini, namun pihak kejaksaan masih enggan memberikan keterangan resmi kepada pers. Proyek multiyears senilai Rp 25,96 miliar yang dianggarkan dalam APBD Provinsi Riau tahun 2004 itu merupakan proyek pembangunan jembatan dan jalan Teluk Masjid di Kecamatan Sei Paning, Kabupaten Siak, Riau. Ada dugaan, pelaksana proyek ini tidak sesuai kemajuan pelaksanaan proyek dengan dana yang telah dianggarkan dalam APBD Riau tahun 2004.Total proyek multiyears ini sebenarnya senilai Rp 1,7 triliun yang dianggarkan dalam lima tahun APBD Riau dengan sembilan jenis proyek. Proyek-proyek tersebut antara lain proyek jalan Dumai-Sungai Pakning sepanjang 180 km dengan dana Rp 352,486 miliar selama 5 tahun anggaran, jalan Sungai Pakning-Teluk Mesjid sepanjang 80 km senilai Rp 150 miliar selama 4 tahun anggaran, pembangunan jembatan di Teluk Masjid sepanjang 1.500 meter senilai Rp 140 miliar selama 4 tahun anggaran.Selanjutnya pembangunan jalan sepanjang 65,7 km dari Sungai Akar ke Bagan Jaya senilai Rp 194 miliar selama 4 tahun anggaran, pembangunan jalan Bagan Jaya-Kuala Enok sepanjang 63 km senilai Rp 211,22 miliar selama 5 tahun anggaran, pembangunan jalan Sorek-Teluk Meranti-Guntung sepanjang 187,5 km senilai Rp 126,21 miliar selama 4 tahun anggaran.Demikian juga dengan pembangunan jembatan Perawang sepanjang 980 meter senilai Rp 65,6 miliar selama 4 tahun anggaran, pembangunan Bandara Tempuling di Ingradiri Hilir senilai Rp 68,239 miliar selama tiga tahun anggaran, dan pembangunan terminal agrobisnis di Dumai senilai Rp 32,433 miliar selama 3 tahun anggaran.
(san/)










































