"Pendidikan antikorupsi itu hanya sedikit perguruan tinggi yang memiliki mata kuliah khusus apalagi diwajibkan seperti ini," ucap Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di Poltekkes Aceh, Kamis (15/11/2018).
"Ini masih sangat jarang di Indonesia. Kami lagi berupaya seluruh perguruan tinggi yang besar-besar itu punya mata kuliah khusus seperti di Poltekkes," imbuh Syarif.
Wakil Ketua KPK Laode M Syarif (Foto: Agus Setyadi/detikcom) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sudah memasukkan mata kuliah Pendidikan Budaya Anti-Korupsi ini ke dalam kurikulum inti," kata Ampera.
"Artinya semua lini bangsa ini harus siap, kami nanti sebagai pelaksana kesehatan dilini depan juga sudah siap dengan modal-modal antikorupsi," imbuh Ampera. (agse/dhn)












































Wakil Ketua KPK Laode M Syarif (Foto: Agus Setyadi/detikcom)