Syahrial Oesman, yang saat ini menjabat ketua tim, mengaku mendapat tugas dari pusat. Dalam susunan baru, terlihat beberapa tokoh politik di Bumi Sriwijaya yang terlibat.
Terlihat mantan gubernur Alex Noerdin, Gubernur Herman Deru, hingga Syahrial Oesman. Syahrial sendiri diketahui menjabat Ketua DPD NasDem Sumatera Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Alex Noedin menjabat Ketua Tim Kemenangan Daerah Jokowi-Ma'ruf Amin di Sumsel. Namun pada SK baru, Alex digantikan dan kini menduduki jabatan Dewan Penasihat.
Selain Alex, ada Gubernur Herman Deru sebagai anggota Dewan Pengarah. Tentu saja, tokoh-tokoh politik tersebut optimistis dapat memenangkan Jokowi-Ma'ruf dalam pilpres mendatang.
"Saya sejauh ini masih tetap menunggu diberi nasihat dan arahan. Tetap harus berkoordinasi dengan Pak Alex ataupun Pak Herman Deru. Optimis menang ya," sambung Syahrial.
Syahrial menyebut, dalam waktu kurang dari 5 bulan, konsolidasi tim antarpartai pengusung pemenangan Jokowi-Ma'ruf harus sudah selesai. Artinya, selama 5 bulan, hubungan dan kerja sama antarpartai pengusung harus semakin solid.
Sementara itu, Alex Noerdin, yang juga Ketua DPD Partai Golkar di Sumsel, mengaku jabatan sebagai ketua dewan penasihat ini merupakan langkah dan strategi Tim Kampanye Nasional (TKN) untuk lebih mengoptimalkan program kerja dalam rangka pemenangan tim Jokowi-Amin.
"Dengan perubahan jabatan itu, tentunya saya ya bisa lebih fokus pada tim khusus Jokowi-Ma'ruf. Di mana nantinya akan berhubungan langsung dengan capres Jokowi," jelas Alex Noerdin.
"Sama dengan kepengurusan daerah lain ya, contohnya TKD Jatim, di mana dewan penasihat dijabat tokoh penting, seperti Dahlan Iskan, Khofifah Indar Parawansa, hingga mantan Gubernur Jatim Imam Utomo. Jadi saya punya tugas khusus untuk melaporkan langsung ke capres Jokowi," kata Alex.
Sebagaimana diketahui, tim kampanye Jokowi-Ma'ruf menargetkan menang di pilpres mendatang di Sumsel. Lebih dari 60 persen suara ditargetkan diraih saat pencoblosan.
Saksikan juga video 'Resep Khusus Ma'ruf Amin Bergerilya untuk Jokowi':
(ras/asp)











































