Pembangunan SUTET Jalur Selatan, PLN Janji Beri Ganti Rugi

Pembangunan SUTET Jalur Selatan, PLN Janji Beri Ganti Rugi

- detikNews
Sabtu, 27 Agu 2005 12:19 WIB
Yogyakarta - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) berjanji akan memberikan ganti rugi tanah yang akan dilewati saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) 500 KV jalur selatan di dusun Kresen, Bantul, Yogyakarta.Ganti rugi ini dilakukan untuk mempercepat pembangunan tower SUTET nomor 130 dan 131. Sejauh ini PLN masih melakukan inventarisasi bersama dengan warga Kresen.Hal itu diungkapkan Dirut PLN Eddie Widiono seusai bertemu Gubernur DIY Sri Sultan HB X di Kepatihan, Jl Malioboro, Yogyakarta, Sabtu (27/8/2005)."Untuk tower 130 dan 131, tanah sudah kita bebaskan. Tetapi untuk daerah bentangan yang ada di bawahnya, kita akan berikan kompensasi. Setelah ini kita juga akan melakukan inventarisasi sesuai aturan yang ada," kata Eddie.Dikatakannya, pihak PLN juga akan duduk bersama dengan warga Kresen yang difasilitasi Muspika dan Muspida untuk membicarakan semua hal. Selanjutnya untuk pemberian kompensasi, pelaksanaan pembayaran akan dilakukan secara langsung, yakni diberikan kepada warga yang berhak menerima melalui bank. "Soal ganti rugi, setelah ada inventarisasi dan perhitungan, akan kita berikan secara proporsional," tandasnya.Eddie mengakui, selain Kresen, pembangunan tower SUTET yang masih mengalami hambatan antara lain di Depok, Jawa Barat dan di Pedan, Klaten. Dirut PLN ini sangat berharap pembangunan jaringan SUTET tidak akan mundur dari jadwal, sebab jika terjadi kemunduran, maka PLN akan mengalami masalah yang berat, yakni ketika memasuki musim kemarau, akan terjadi kerawanan dalam sistem jaringan, karena PLTA mengalami kekurangan air atau penyusutan."Hal ini akan teratasi dengan dibangunnya SUTET. Oleh karena itu kami mengharapkan pembangunan SUTET tidak terganggu dan memohon dukungan masyarakat agar proyek tersebut bisa jalan, karena proyek tersebut ditujukan untuk kemaslahatan orang banyak," tandasnya.Dalam pertemuan dengan Sri Sultan HB X tersebut, turut dalam rombongan Dirut PLN adalah Herman D Ibrahim (Direktur Transmisi dan Distrubisi PLN), Djoko Darmono (Irjen Departemen ESDM) dan Agung Nugroho (Pimpro SUTET).Mengenai tuntutan warga, apakah tower akan dibangun lurus atau belok, Eddie Widiono belum bisa menjawab secara jelas, karena masih perlu dibicarakan dengan warga. Namun dirinya berharap tower tersebut bisa tetap dibangun lurus, sebab jika belok akan mengubah tower yang telah dibangun sebelumnya. (san/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini