DetikNews
Rabu 14 November 2018, 19:40 WIB

Kalah dari Jokowi di LSI, Tim Prabowo Bicara Survei Internal

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Kalah dari Jokowi di LSI, Tim Prabowo Bicara Survei Internal Joko Widodo dan Prabowo Subianto (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Elektabilitas pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno masih tertinggal dari pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin di survei LSI Denny JA. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga berbicara tentang survei internal mereka.

Juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, meyakini survei yang dilakukan LSI Denny JA tak menggambarkan potret di masyarakat saat ini. Sebab, berdasarkan hasil survei internal partainya, elektabilitas Prabowo-Sandiaga dengan Jokowi-Ma'ruf hanya selisih tipis.

"Kami punya survei internal sendiri ya, yang kami lakukan sejak Oktober 2018 sampai sekarang. Sampai November ini selesai, itu Pak Jokowi stuck di 42 persen. Dan Pak Prabowo terus merangkak naik. Alhamdulillah, sudah sampai di angka 36 persen di awal November ini," ujar Andre kepada wartawan, Rabu (14/11/2018).


"Kalau LSI Denny JA surveinya 60 persen, 70 persen, ya silakan, haknya mereka. Tapi bagi kami, kami meyakini survei yang kami pegang yang menyatakan Pak Prabowo masih tertinggal, tapi angkanya sudah tipis, cuma 6 persen," sambung dia.

Kalah dari Jokowi di LSI, Tim Prabowo Bicara Survei InternalAndre Rosiade (Indra Komara/detikcom)

Andre meyakini perolehan suara Prabowo-Sandi berdasarkan survei internal yang dilakukan pihaknya akan terus meningkat hingga pemilihan nanti. Hal itu pulalah yang membuatnya yakin Jokowi-Ma'ruf tengah dalam kondisi panik karena melihat hasil survei tersebut.

"Kami meyakini survei internal kami, baik yang dilakukan BPN atau oleh Partai Gerindra dan partai pendukung lainnya. Itu yang kita pegang. Dan alhamdulillah on the track, sesuai dengan target kami dan kerja yang kami lakukan selama ini. Jadi lebih akurat survei internal kami," papar Andre.

"Pak Jokowi angkanya 42 persen. Dan ini lima bulan sebelum pemilu berbahaya bagi petahana. Karena surveinya di bawah 50 persen. Ini menambah keyakinan kami, Pak Prabowo dan Bang Sandi akan menang pilpres," imbuhnya.


LSI merilis hasil survei terbaru mereka. Dalam survei tersebut, pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul atas pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Sementara untuk elektabilitas pasangan capres dan cawapres di Oktober 2018, pasangan Jokowi-Ma'ruf masih unggul, yaitu di angka 57,7 persen. Sementara itu, elektabilitas Prabowo-Sandi berada di angka 28,6 persen," ucap peneliti LSI Ikrama Masloman di kantor LSI, Graha Dua Rajawali, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (14/11).

Survei dilakukan pada 10-19 Oktober 2018. Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah responden 1.200 melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner. Margin of error kurang-lebih 2,8 persen.
(mae/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed