DetikNews
Rabu 14 November 2018, 12:51 WIB

JK: Pembangunan Desa untuk Cegah Urbanisasi Besar-besaran ke Kota

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
JK: Pembangunan Desa untuk Cegah Urbanisasi Besar-besaran ke Kota JK di rakor terkait pedesaan (Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom)
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan urbanisasi masyarakat desa ke kota akan terjadi dalam jumlah besar. Untuk itu dibutuhkan pembangunan desa yang mampu mencegah urbanisasi masyarakat desa ke kota.

"Program-program pedesaan yang akan dibicarakan, (disusun) untuk menghasilkan suatu program, di mana pembangunan desa akan seimbang dengan penghsilan mereka (masyarakat desa) apabila terjadi urbanisasi di perkotaan," kata JK saat memberi arahan di Rapat Koordinasi Nasional dan Evaluasi Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Tahun 2018 di The Sultan Hotel, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (14/11/2018).


JK menjelaskan, pemerintah menginginkan agar dana desa yang diberikan dapat betul-betul dirasakan masyarakat melalui pembangunan desa. Dana desa diberikan awalnya untuk tetap menjaga budaya gotong royong masyarakat desa, khususnya dalam membangun desanya.

"Karena akhir-akhir ini akan terus berjalan urbanisasi, akan makin besar. Penduduk desa akan berkurang dan masuk ke kota," ujarnya.

JK: Pembangunan Desa untuk Cegah Urbanisasi Besar-besaran ke KotaFoto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom
Urbanisasi masyarakat desa ke kota terjadi karena pembangunan industri di perkotaan dan pinggiran perkotaan. Dengan upah yang lebih menjanjikan, maka masyarakat desa akan tertarik untuk bekerja di industri.

"Dengan upah minimum sekarang ini regional, maka pendapatan buruh akan lebih besar daripada pendapatan petani. Kalau di sekitar Jakarta, Bekasi, Tangerang, upah minimum hampir mendekati Rp 4 juta, (ada yang) Rp 3,8 juta, Rp 3,9 juta perbulan," ungkap JK.

"Sedangkan untuk menjadi petani sawah dengan (luas) lahan yang hanya 0,3 hektar dikerjakan oleh 3 orang keluarga, itu dengan penghasilan kurang lebih Rp 15 juta per tahun maka penghasilan orang itu di bawah (upah buruh industri di kota). Otomatis mereka akan memilih bekerja di industri yang gajinya Rp 3 juta," lanjutnya.

Untuk itu pemerintah khususnya melalui dana desa, akan berupaya meningkatkan pembangunan desa. Salah satu upaya yang dilakukan adalah meningkatkan produktivitas hasil pertanian di desa.

"Produktivitas (pertanian) itu hanya bisa dilakukan apabila di desa juga pengarian baik, jalan baik, supaya kemudian pasca panennya baik. Atau pun bahwa akhirnya produktivitas naik, pendapatan masyarakat naik. Selama pendapatan masyarakat itu lebih rendah dibanding daripada UMR maka akan terjadi urbanisasi sehingga desa sepi," jelasnya.
(nvl/rna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed