DetikNews
Selasa 13 November 2018, 20:54 WIB

Cerita TKI Singapura Kaget Diajak Makan Bareng Jokowi

Ray Jordan - detikNews
Cerita TKI Singapura Kaget Diajak Makan Bareng Jokowi Foto: Laily Rachev/Biro Pers Setpres
Jakarta - Wiwi Sulandari, tenaga kerja Indonesia (TKI) di Singapura, menjadi salah seorang yang diajak makan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di salah satu pusat perbelanjaan di Singapura. Wiwi kaget karena tak menyangka diajak satu meja makan bersama Presiden.

Peristiwa tersebut terjadi saat Jokowi menyambangi rumah makan khas Indonesia Bebek Goreng Pak Ndut di Lucky Plaza, Orchard Road, Singapura, Selasa (13/11/2018). Presiden tiba di Orchard Road, Singapura, pada pukul 15.30 waktu setempat.


Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, mengatakan kedatangan Jokowi disambut warga Indonesia yang tengah berada di kawasan tersebut. Salah satunya Wiwi Sulandari. Kesempatan bertemu dengan Presiden itu dimanfaatkan warga Indonesia untuk bersalaman dan berswafoto.

"Saat menunggu pesanan makanan datang, Presiden meminta ajudannya Kolonel Mar. Ili Dasili mengajak warga Indonesia yang tengah menyapa dari luar rumah makan untuk bergabung makan bersama," kata Bey dalam keterangan tertulis.

"Yang dadah-dadah suruh makan sini kalau ada tempatnya," ujar Jokowi seperti disampaikan Bey.


Wiwi menjadi salah seorang yang bergabung makan dengan Jokowi. Perempuan berusia 38 tahun asal Yogyakarta itu lantas santap siang bersama Jokowi.

"Senang banget, saya nggak menyangka, nggak mimpi apa-apa. Tadi nggak tahu, terus ada yang bilang Presiden RI datang. Terus saya naik, susul ke atas, ke lantai 1, saya lari ke restoran Indonesia. Harapan saya, Indonesia di masa Pak Jokowi lebih maju lagi, lebih baik," ucap Wiwi.


Tonton video: Tersinggung Cuitan Jokowi, Kaesang Malah 'Diserang' Netizen

[Gambas:Video 20detik]



"Saya gemetaran ketemu Presiden," imbuhnya saat ditanya mengenai kesan bertemu Jokowi.

Dalam santap siang ini, Jokowi juga didampingi oleh Menteri-Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Duta Besar Indonesia untuk Singapura Ngurah Swajaya, dan Kepala Protokol Negara Andri Hadi. Ada juga putra Presiden, Kaesang Pangarep.
(jor/idn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed