DetikNews
Selasa 13 November 2018, 14:42 WIB

Bupati Indramayu yang Mundur Menyesal Tak Urus Ibu Sebelum Meninggal

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Bupati Indramayu yang Mundur Menyesal Tak Urus Ibu Sebelum Meninggal Mendagri Tjahjo Kumolo bertemu dengan Bupati Indramayu Anna Sophanah. (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo selesai menggelar pertemuan dengan Bupati Indramayu Anna Sophanah, yang memilih mundur karena alasan keluarga. Anna menceritakan penyesalannya tak bisa mengurusi ibunya sebelum meninggal dunia.

"Saya juga mohon maaf kepada seluruh masyarakat Indramayu, terutama para pendukung. Pada periode pertama, saya masih bisa menjalankan tugas dengan baik. Kemudian masuk periode kedua ini terus terang saya pribadi nggak bisa bagi waktu," kata Anna di Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara Nomor 7, Jakarta Pusat, Selasa (13/11/2018).

"Ketika ibu saya sakit, mohon maaf saya kalau bicara ibu (menghela napas)... ketika ibu saya sakit kemudian meninggal, ini meninggalkan penyesalan," imbuh Anna.


Anna menyebut sebenarnya banyak keinginan ibunya yang belum ia penuhi. Selain itu, Anna mengatakan bapaknya kini juga butuh perhatian lebih.

"Banyak sekali keinginan beliau yang bisa saya penuhi secara pribadi. Kemudian setelah ibu meninggal kayak ada yang hilang, semangat hilang ditambah lagi bapak sekarang sendiri sangat membutuhkan perhatian. Sehingga, kami berunding dengan keluarga dan kami memutuskan untuk saya mundur. Dan ini membutuhkan waktu cukup lama, mundur ini. Saya takut kehilangan bapak seperti ketika ibu meninggal," jelas Anna.


Tjahjo lalu bertanya kepada Anna apakah pengunduran diri ini telah disampaikan ke partai pendukung. Anna mengatakan pengunduran dirinya telah disampaikan kepada partai pengusung secara lisan.

"Secara lisan sudah. Tapi kami akan bicara dengan partai pendukung, pengusung, terutama pengusung. Saya yakin mereka kecewa tetapi ketika mendengar apa yang saya sampaikan alhamdulillah mereka menerima," jelasnya.

Anna mengatakan orang tuanya adalah hal terpenting dalam hidupnya. "Pertama, ibu. Sosok ibu adalah segala-galanya. Dengan meninggalnya ibu, saya kayak hampa. Saya berpikir untuk apa hidup. Ditambah lagi ayah sendiri, usianya juga sudah, hampir 90 tahun," sebut Anna.


Saksikan juga video 'Bupati Indramayu Mendadak Undur Diri, Paripurna DPRD Menyetujui':

[Gambas:Video 20detik]


(gbr/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed