Adian Masih Disuapi Ibunya & Bergaul dengan Siswa SMP
Jumat, 26 Agu 2005 16:36 WIB
Jakarta - Adian Muhammad Al Raisuli memang jempolan. Di usia ABG, 14 tahun, dia sudah duduk sebagai mahasiswa Fakultas Teknik Industri ITB. Namun, mengingat umurnya yang masih belia itu, tentu saja jiwa kekanak-kanakannya masih belum sirna benar dari dirinya. 'Einstein' muda Indonesia ini ternyata masih suka disuapi oleh ibunya saat sedang makan!"Saat istirahat Ospek tiba, Adian selalu pergi ke mobil. Di situ dia selalu minta disuapin makan sama saya," tutur Intan, ibu anak jenius ini setengah tertawa, kepada detikcom Jumat (26/8/2005).Ibu tiga anak ini selalu menunggui Adian selama Ospek. Maklum, Adian memang masih manja sehingga masih butuh didampingi orang terdekatnya.Tapi karena Intan harus tetap bekerja di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, terpaksa dia tidak bisa menemani anak bungsunya itu menuntut ilmu di Bandung. "Dia sekarang lagi ngambek nih karena nggak ditemani," kata Intan."Ya, gitulah namanya juga masih anak-anak. Makanya nanti sore saya ke Bandung buat jemput dia pulang ke Jakarta buat ngilangin kangennya," sambung warga Pejaten Barat, Jakarta Selatan, ini.Sebenarnya, selama di Bandung, Adian tidak sendirian. Dia ditemani oleh sang paman dan tinggal di kawasan Cisitu Indah. "Kalau dia kangen sama saya, Adian minta saya jemput dia," imbuh Intan.Sebagai informasi, dari perkawinannya dengan Agustian Purnama, Intan dikaruniai tiga anak. Pertama, Vina (kini mahasiswi Universitas Nasional Jakarta), Fista (mahasiswi Universitas Pelita Harapan Jakarta) dan Adian.Di rumah pun, Adian dikenal sebagai anak manja. Apalagi jika penggemar kaos Tom and Jerry ini sedang bersama Fista. " Soalnya Fista lebih lembut sama Adian. Suka manjain, jadi Adian lebih seneng," jelas Intan.Siswa SMPTapi meski dikaruniai otak brilian di usia ABG, tetap saja Adian menemui batu sandungan. Utamanya dalam bersosialisasi dengan teman-temannya yang lebih tua darinya di kampus ITB.Bahkan ketika berada di luar kampus, jika ada anak kuliahan dan SMP yang sedang kumpul, Adian justru lebih suka bergabung dengan anak SMP daripada rekannya sesama anak kampus. "Tapi secara akademis tidak ada masalah. Dia tetap bisa bersaing dengan yang lainnya," ungkap Intan.Adian kini juga masih 'menekuni' hobinya, yaitu membaca komik, mengutak-utik komputer dan main play station (PS).
(ahm/)











































