DetikNews
Selasa 13 November 2018, 11:47 WIB

Usai Diperiksa KPK, Miranda Goeltom: Ditanya Penyelidikan Century

Haris Fadhil - detikNews
Usai Diperiksa KPK, Miranda Goeltom: Ditanya Penyelidikan Century Miranda Goeltom (Foto: Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Mantan Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia (BI) Miranda Goeltom mengaku menjalani pemeriksaan KPK terkait perkara bailout Bank Century. Kasus itu disebut Miranda masih di tahap penyelidikan.

"Ditanyain keterangan. Masih penyelidikan mengenai Century," kata Miranda usai menjalani pemeriksaan di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (13/11/2018).




Menurut Miranda, tidak ada hal baru dari pertanyaan penyidik padanya. Dia mengatakan pemeriksaan berkaitan dengan prosedur pengambilan keputusan terkait Bank Century.

"Cuma yang lama diklarifikasi makanya cepat (pemeriksaannya). Cuma ditanyai prosedur pengambilan keputusan," ucap Miranda.

Sedangkan Kabiro Humas KPK Febri Diansyah sebelumnya menyebut pemeriksaan Miranda terkait penyelidikan. Dia tidak menyebut penyelidikan perkara apa.

"Ada kebutuhan permintaan keterangan di penyelidikan," ucap Febri.

Beberapa waktu lalu, KPK sempat menyampaikan adanya tindak lanjut penanganan kasus Century yang dilakukan dengan menganalisis fakta persidangan. KPK juga menganalisis dokumen-dokumen, untuk mencari bukti-bukti terkait dugaan tindak pidana yang dilakukan dalam kasus Century.

Adapun yang dianalisis KPK antara lain ialah pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP), penyertaan modal sementara (PMS), dan proses merger bank. KPK juga telah membentuk tim khusus untuk menangani perkara ini.




Dalam perkara ini, eks Deputi Gubernur BI Budi Mulya telah divonis bersalah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Dia dihukum 10 tahun penjara karena terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dalam proses pemberian FPJP dan penentuan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.

Majelis hakim menilai perbuatan Budi Mulya dan sejumlah orang lainnya telah merugikan keuangan negara Rp 689,894 miliar dalam pemberian FPJP dan penyertaan modal sementara (PMS) dua tahap, yakni Rp 6,7 triliun dan Rp 1,250 triliun, sehingga total dana yang digelontorkan untuk penyelamatan Century mencapai Rp 8,012 triliun.

Sedangkan di tingkat kasasi, Budi Mulya diperberat hukumannya menjadi 15 tahun penjara oleh Mahkamah Agung.


Saksikan juga video 'KPK Umumkan Babak Baru Kasus Century Pekan Depan':

[Gambas:Video 20detik]


(haf/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed