DetikNews
Selasa 13 November 2018, 10:06 WIB

KPK Panggil Pengawal Pribadi Bupati Bekasi Terkait Suap Meikarta

Haris Fadhil - detikNews
KPK Panggil Pengawal Pribadi Bupati Bekasi Terkait Suap Meikarta Foto: Rachman Haryanto/detikcom
Jakarta - KPK memanggil pengawal pribadi Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hassanah Yasin, Asep Efendi, terkait kasus dugaan suap proyek Meikarta. Dia dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Sahat MBJ Nahor.

"Dipanggil sebagai saksi SMN (Sahat MBJ Nahor)," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Selasa (13/11/2018).




Selain itu, KPK turut memanggil Kabid PSDA Dinas PUPR Pemkab Bekasi, Daniel Firdaus, dan saksi lain dari Kompleks Perkantoran Pemkab Bekasi Deltamas, Joko Mulyono. Keduanya juga dipanggil sebagai saksi untuk Sahat.

Dalam perkara ini, ada 9 tersangka yang ditetapkan KPK, yaitu Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hassanah Yasin, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Jamaludin, serta Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi Sahat MBJ Nahor.




Kemudian Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Bekasi Dewi Tisnawati, Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Neneng Rahmi, Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro, Konsultan Lippo Group Taryadi, Konsultan Lippo Group Fitra Djaja Purnama, dan pegawai Lippo Group Henry Jasmen.

Para tersangka dari jajaran Pemkab Bekasi diduga menerima Rp 7 miliar terkait perizinan proyek Meikarta. Duit itu disebut sebagai bagian dari fee fase pertama yang bernilai total Rp 13 miliar.


Saksikan juga video 'Kang Emil: Saya Dilarang Berkomentar soal Meikarta':

[Gambas:Video 20detik]


(haf/zak)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed