detikNews
2018/11/13 09:48:29 WIB

Kisah Lengkap Penipuan Duit Raja Rp 23 T yang Libatkan Ratna Sarumpaet

Ahmad Toriq - detikNews
Halaman 1 dari 3
Kisah Lengkap Penipuan Duit Raja Rp 23 T yang Libatkan Ratna Sarumpaet Foto: Aktivis Ratna Sarumpaet. (Marlinda-detikcom)
Jakarta - Kisah duit raja Rp 23 triliun sempat membuat heboh. Dibesar-besarkan oleh Ratna Sarumpaet, sekarang terbukti kisah duit itu hanya tipuan belaka.

Kehebohan soal kasus penipuan itu diawali dengan jumpa pers yang digelar Ratna di Gedung DPR, Senayan, Senin (17/9/2018). Saat itu Ratna menuding pemerintah memblokir dana Rp 23,9 triliun yang ada di rekening seseorang bernama Ruben PS Marey.

Cerita yang diumbar Ratna didapatnya dari Ruben, yang mengadu ke Ratna Sarumpaet Crisis Centre. Cerita itu seolah ditelan bulat-bulat, diperjuangkan Ratna bak sebuah fakta.


Banyak pihak diseret Ratna dalam tudingan-tudingannya soal pemblokiran uang itu. World Bank disebut memberi notifikasi soal transfer duit Rp 23,9 triliun itu ke Ruben, sebuah bank pelat merah disebut menjadi tujuan transfer itu, lalu Kemenkeu dituduh memblokir duit itu.

Ratna juga membawa-bawa bank sentral AS The Fed, yang disebutnya jadi tempatnya melaporkan pemblokiran duit. Sementara bukti-bukti soal keberadaan duit itu disebutnya ada di Komisi XI DPR.

Namun kini semua tahu ending ceritanya. Ratna hanya tertipu, yang diperjuangkannya fiksi belaka. Ironisnya, Ratna tertipu trik klasik yang umum disebut sebagai Nigerian Scam. Ibarat jatuh lalu tertimpa tangga, Ratna yang sudah menjadi tersangka kasus hoax penganiayaan ternyata juga tertipu, bahkan kehilangan duit Rp 50 juta.

Berikut rangkuman cerita hingga akhirnya Ratna terbukti tertipu:

1. Tuding Jokowi/Menkeu Blokir Dana Ruben, Dibantah Kemenkeu

Ratna menuding pemerintahlah yang memblokir dana Ruben. Ratna bahkan menuding Jokowi.

"Kasusnya sendiri adalah bahwa ada pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh kekuasaan, dalam hal ini dugaan pelanggaran yang dilakukan kekuasaan, dalam hal ini bisa Pak Jokowi sebagai kepala pemerintahan dan dilakukan oleh Menteri Keuangan," kata Ratna saat jumpa pers di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (17/9/2018).

Kemenkeu membantah tudingan Ratna. Urusan rekening pribadi tidak masuk dalam lingkup pekerjaan Kemenkeu.

"Kementerian Keuangan hanya mengatur kebijakan pengaturan rekening milik kementerian/lembaga negara, mulai pemberian izin pembukaan rekening sampai menutup atau memblokir rekening K/L," kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Nufransa Wira Sakti saat dimintai konfirmasi detikcom, Senin (17/9/2018) malam.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com