DetikNews
Selasa 13 November 2018, 09:07 WIB

Timses: Tidak Grasak-grusuk Laporkan soal Poster 'Raja Jokowi'

Faiq Hidayat - detikNews
Timses: Tidak Grasak-grusuk Laporkan soal Poster Raja Jokowi Poster 'Raja Jokowi' di Jateng (Foto: Rinto Heksantoro/detikcom)
Jakarta - PDIP mengakui sudah mengantongi nama pemasang poster bergambar Joko Widodo (Jokowi) berbusana raja yang beredar di Jawa Tengah. Apakah PDIP berani melaporkan pemasang poster ke polisi?

"Validasi dan investigasi lapangan butuh waktu. Tidak lama. Jangan grusa-grusu," ujar Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno saat dihubungi, Senin (12/11/2018) malam.

Alasan belum melaporkan polisi, sebut Hendrawan tim internal partainya sedang mengumpulkan bukti-bukti. Jika bukti tersebut sudah terkumpul, partainya akan menempuh jalur hukum.

"Proses selanjutnya, setelah semua clear, dilakukan sesuai peraturan perundang-perundangan. Kami ingin hati-hati dalam bergerak," kata dia.



Menurut dia, tidak mudah untuk mencari pelaku pemasang poster bergambar capres Joko Widodo yang mengenakan mahkota tersebut. Namun pihak perlu melakukan kroscek kembali untuk mempelajari pola gerak yang dilakukan pelaku oknum tersebut.

"Tidak susah mengendusnya. Sudah masuk laporan dari sejumlah daerah tentang profil mobil yang digunakan, asal baliho dikirim, tenaga pemasangnya, dan lain-lain. Kami tentu akan melakukan cek-ricek dan harus memetakan pola yang dilakukan, supaya ada pembelajaran untuk mencegah hal sama terulang lagi," tutur dia.

Tapi Hendra mengaku tidak asal menuduh pelaku tersebut karena partainya menjunjung tinggi proses pencerahan politik.

"Kami tidak mau asal tuduh, karena kami menjunjung tinggi politik sebagai proses pencerahan, politik yang mendorong bangkitnya kesadaran warga bangsa, dan menolak pendangkalan akal sehat. Satgas NKRI dari setiap DPC (dewan pimpinan cabang) sudah bergerak untuk memetakan pergerakan pemasangan. Sabar dulu," jelas Hendrawan.


Timses: Tidak Grasak-grusuk Laporkan soal Poster 'Raja Jokowi'Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom



Kader PDIP ramai-ramai menghapus 'Raja Jokowi' di jalanan. Poster-poster ini tersebar di beberapa wilayah di Jawa Tengah, di antaranya di Purworejo. Para kader menyisir tempat-tempat umum, terminal, hingga ke pelosok desa untuk mencopot gambar Jokowi yang mengenakan pakaian raja lengkap dengan mahkota itu.

Poster 'Raja Jokowi' terpasang pada pohon hingga angkutan umum. Ternyata poster ini juga tersebar di Boyolali dan Solo. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jateng, pihak yang memberikan instruksi menjelaskan bahwa poster 'Raja Jokowi' tersebar di 27 kabupaten/kota se-Jateng.

PDIP menduga atribut tersebut kemungkinan besar didatangkan oleh pihak yang tak mau petahana Jokowi kembali menjadi presiden. "Jelas, atribut ini datang dari kaum 'anti-Jokowi Presiden'," ujar Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira saat dimintai konfirmasi, Senin (12/11).


Saksikan juga video 'Ma'ruf Amin Bicara Kiasan 'Budek-Buta' dan Prestasi Jokowi':

[Gambas:Video 20detik]


(fai/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed