Adian, ABG 14 Tahun yang Jadi Mahasiswa ITB

Adian, ABG 14 Tahun yang Jadi Mahasiswa ITB

- detikNews
Jumat, 26 Agu 2005 15:13 WIB
Jakarta - Di tengah terpuruknya rupiah, berita ini cukup menggembirakan. Pasalnya, kian banyak juga anak baru gede (ABG) jenius yang kita miliki. Setelah Riana, gadis 14 tahun yang diterima di Fakultas Kedokteran UGM, Adian yang usianya sebaya, juga diterima di sebuah universitas terkemuka.Nama lengkap ABG jenius terbaru ini adalah Adian Muhammad Al Raisuli. Anak bungsu dari tiga bersaudara pasangan Agustian Purnama dan Intan ini, kini menuntut ilmu di Fakultas Teknik Industri Institut Teknologi Bandung (ITB)."Mungkin ini memang sudah karunia dari Allah," begitulah komentar singkat Intan, ibu dari anak jenius ini pada detikcom, Jumat (26/8/2005).Saking jeniusnya, kuliah di ITB saja tidak cukup. Di sore hari selepas kuliah, Adian mengikuti pendidikan teknologi informasi (TI) di lembaga -- yang oleh Intan disebut -- NTC.Kejeniusan Adian mulai diketahui oleh kedua orangtuanya sejak Adian berusia satu setengah tahun. Ketika diajak pergi oleh kedua orangtuanya, Adian selalu membaca setiap tulisan yang berada di sekelilingnya."Waktu itu saya dan suami saya mengajarkan dia setiap tulisan nama mobil atau nomor mobil. Eh, ternyata esok harinya, ketika kita pergi belanja di supermarket secara tiba-tiba ia membaca tulisan (nama) supermarket itu. Kita kaget, kirain dia melihat dari logonya. Tapi ternyata benar-benar membaca huruf supermarket itu," papar Intan yang bekerja di Hotel Aryaduta Jakarta ini.Kejeniusan Adian pun semakin terlihat seiring bertambahnya usia. Memasuki umur dua tahun, Adian sudah bisa membaca koran."Setiap pagi ia selalu membaca koran, dan itu tak pernah dilewatinya," ungkap warga Pejaten Barat, Jakarta Selatan, ini.Melihat kejeniusan anaknya yang semakin menjadi-jadi maka Intan pun tak khawatir untuk menyekolahkan Adian ke sekolah dasar (SD)."Waktu itu Adian baru berumur empat tahun. Dia ingin sekali sekolah, jadi kita masukkan SD saja," tutur Intan. Selesai mengenyam sekolah dasar selama enam tahun, Adian yang waktu itu baru berumur 10 tahun langsung melanjutkan sekolahnya ke tingkat SMP."Tapi baru dua tahun di SMP, Adian sudah bisa lulus. Begitu pun waktu di SMA, dia juga lulus hanya dua tahun," ujar Intan dengan nada gembira.Berarti dari SD sampai SMA Adian hanya butuh waktu sepuluh tahun untuk menyelesaikannya. Sehingga di umurnya yang masih 14 tahun dia sudah lulus SMA dan melanjutkan ke bangku kuliah.Bahkan waktu lulus SMA, Adian langsung diterima di lima perguruan tinggi swasta dan negeri, yaitu Universitas Gunadarma, Swiss Germany University, Altech, UI VVIP, dan di ITB."Namun akhirnya dia lebih memilih di ITB, soalnya ayahnya dulu juga dari sana," jelas Intan.Uniknya, kejeniusan Adian tak diasah dengan menjadi seorang kutu buku atau belajar mati-matian."Adian tidak pernah belajar, dia malah sering bermain play station dan komputer. Mungkin dengan seperti itu kreativitas otaknya semakin terpacu. Selain itu memang daya tangkap Adian cukup kuat. Hanya dijelaskan beberapa detik saja dia sudah menangkap," cerita Intan. Di akhir pembicaraan Intan berharap, jika sudah besar kelak anaknya bisa menjadi pemimpin bagi bangsa ini."Itu sesuai dengan namanya Al Raisuli, yang berarti pemimpin," harapnya.Semoga saja ya, Bu! (ahm/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads