detikNews
Senin 12 November 2018, 12:18 WIB

Ma'ruf Amin soal 'Budek-Buta': Buat Orang yang Ingkari Kinerja Jokowi

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Maruf Amin soal Budek-Buta: Buat Orang yang Ingkari Kinerja Jokowi Foto: Agung Pambudhy/detikcom
Jakarta - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01 Ma'ruf Amin menjelaskan istilah 'buta-budek' yang sempat dilontarkannya. Dia menjelaskan maksud 'buta-budek' itu merujuk pada pihak yang tak bisa melihat prestasi pemerintahan Jokowi.

"Kalau ada orang yang mengingkari kenyataan, apa yang telah dilakukan oleh Pak Jokowi. Kalau (ada) ya. Saya nggak nuduh siapa-siapa, kalau namanya kalau. Ya, apa yang sudah dilakukan, misalnya infrastruktur, jalan-jalan, lapangan terbang, pelabuhan, pendidikan, fasilitas kesehatan. Kalau mengingkari itu semua, itu kan kayak orang buta. Nggak melihat dan kayak orang budek, jadi saya tidak menuduh," kata Ma'ruf Amin kepada wartawan di kediamannya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (12/11/2018).

Ma'ruf mengatakan kian hari makin banyak pihak yang mendeklarasikan dukungan ke pasangan nomor urut 01. Hal itu, kata dia, merupakan bukti nyata bahwa masyarakat tidak 'tutup mata' akan pencapaian kinerja Jokowi.

"Saya bilang sekarang orang mulai menyadari itu karena itu tiap hari ada deklarasi. Tidak ada hari tanpa deklarasi. Di mana-mana, Bandung, Jakarta, di Banten, terutama di Jabar, itu deklarasi terus bergulir. Artinya, orang sudah sangat memahami itu, merasakan kemaslahatan dan kemanfaatannya. Jadi yang budek itu kalau ada orang yang tidak menerima itu atau tidak mau mengakui itu kayak orang budek, kayak orang buta. Itu aja," jelasnya.

Sebelumnya diketahui, ucapan itu disampaikan Ma'ruf ketika memberikan sambutan dalam acara deklarasi Barisan Nusantara pada Sabtu, (10/11). Ma'ruf menyebut prestasi yang dilakukan pemerintahan Jokowi-JK itu seperti membangun infrastruktur pelabuhan, bandara, pendidikan, dan kesehatan.

"Orang sehat bisa dapat melihat jelas prestasi yang ditorehkan oleh Pak Jokowi, kecuali orang budek saja tidak mau mendengar informasi dan kecuali orang buta saja tidak bisa melihat realitas kenyataan," kata Ma'ruf.
(idn/idn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed