Hasil Otopsi Kopka Anton Mawen Belum Diketahui
Jumat, 26 Agu 2005 12:52 WIB
Makassar - Hasil otopsi jenazah seorang anggota TNI, Koral Kepala (Kopka) Anton Mawen hingga kini belum diketahui. Janda almarhum, Zuminah, tidak yakin dengan klaim pihak TNI bahwa suaminya meninggal karena serangan jantung. Pasti ada sesuatu yang tidak beres. "Suami saya tidak menderita jantung. Dia sehat-sehat saja," ujar Zuminah (31), ketika ditemui di lokasi pemakaman suaminya, pemakaman militer Siri na Pacee, Jl Daeng Ramang, Baddoka, Makassar, Jumat (26/08/2005) Zuminah sangat percaya dengan kondisi kesehatan suaminya. "Bagaimana bisa jantung, suami saya pelatih pencak silat," tutur Zuminah. Selama ini, suaminya juga jarang sakit. Karena itu, Zuminah selalu meminta agar penyebab kematian suamnya terus diusut. "Jika memang terbukti dianiaya, saya minta agar dihukum pelakunya," pinta Zuminah. Dugaan Zuminah ini didasarkan atas kejanggalan kondisi jenazah suaminya saat pertama kali dikirim dari Timika ke Makassar. Dari pemberitahuan Dan Yon, Anton meniggal karena sakit jantung, namun anehnya kepala bagian belakang Anton mengalami pembengkakan, selain itu nampak juga darah pada lubang hidung dan bahu kiri. Selain itu, gigi depannya rontok. Anton dikuburkan pada tanggal 20 Maret lalu. Namun karena kejanggalan ini, tim forensik Universitas Hasanuddin (Unhas) menggali dan melakukan otopsi atas jenazah Anton pada Kamis kemarin (26/08/2005). Hingga kini, hasil otopsi belum diketahui. Jenazah Anton dikebumikan kembali hari ini.
(asy/)











































