detikNews
Senin 12 November 2018, 07:15 WIB

Blak-blakan KH Ma'ruf Amin 

Cerita Kiai Ma'ruf Soal Sarung yang Jadi Model Paris Fashion 

Erwin Dariyanto, Nur Azizah - detikNews
Cerita Kiai Maruf Soal Sarung yang Jadi Model Paris Fashion  KH Ma'ruf Amin dan PM Singapura Lee Hsin Loong, 17 Oktober 2018 (Dok. Tim Media KH Ma'ruf Amin)
Jakarta -

Calon Wakil Presiden nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin tak mengubah gaya busananya, yakni dengan sarung, sorban, jas dan kopiah. Dia mendengar gaya busananya sudah menjadi model fashion di Paris, Prancis.

Kepada Tim Blak blakan detikcom, Ma'ruf Amin mengaku mulai sering mengenakan sarung setelah resmi ditetapkan sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama pada 2015 lalu. Sebab Rais Aam merupakan lambang keutamaan tertinggi di NU.

Menurut dia, sejak dulu tidak ada Rais Aam PBNU yang memakai celana panjang. Bahkan dulu bila mengenakan sarung, maka bagian kepala ditutup dengan sorban bukan kopiah atau peci seperti dirinya. Kiai Ma'ruf memilih memakai sarung, dikombinasikan dengan jas dan peci.

KH Ma'ruf Amin bertemu PM Malaysia Mahathir Mohamad, 9 September 2018KH Ma'ruf Amin bertemu PM Malaysia Mahathir Mohamad, 9 September 2018 (Foto: Dok. Tim Media KH Ma'ruf Amin)

"Itu menggambarkan kiai Indonesia, kiai nusantara. Jadi saya semacam model, yaitu pakai kain, pakai jas, pakai sorban, tapi juga pakai peci. Jas itu simbol kemoderenan dan peci sebagai ke-Indonesiaan," kata Ma'ruf Amin kepada tim Blak blakan detikcom, Sabtu (10/11/2018).

Penampilan dengan busana itu tetap dikenakannya saat tampil di S. Rajaratnam School of International Studies (RSIS) dan Nanyang Technological University (NTU) di Singapuran untuk memberikan kuliah umum tentang Islam Wasithiyah dan Ekonomi Berkeadilan pada pertengahan Oktober 2018. Begitupun saat bertemu PM Singapura Lee Hsien Loong, di Istana Singapura. Begitupun sebelumnya saat bertemu PM Malaysia Mahathir Mohamad pada 8 September.

Tak heran bila kemudian ada yang menyebut gaya busananya itu bakal menginspirasi untuk ditampilkan di Paris Fashion Week. Setidaknya di tanah air juga sudah bermunculan kreasi dari para perancang busana untuk menjadikan sarung sebagai busana sehari-hari, bahkan untuk kalangan milenial.

"Ada beberapa kelompok yang membuat, kemudian sarung itu akan dibuat model-model. Tidak seperti yang saya pakai ini satu model. Tetapi mungkin untuk kelompok milenial, anak-anak zaman now, kemudian diperankan pakai sarung tapi dengan model milenial," papar Ma'ruf.

Selengkapnya soal busana sarung yang jadi model fashion di Paris, tonton Blak blakan Kiai Ma'ruf Amin, Gerilya Sang Kiai untuk Jokowi, Senin 11 November 2018 pukul 11.00 WIB. Blak blakan Kiai Ma'ruf akan tayang ulang pada Selasa, 13 November 2018.





(erd/jat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed