Pengacara Bantah Top Model Michelle Pecandu Narkoba

Pengacara Bantah Top Model Michelle Pecandu Narkoba

- detikNews
Jumat, 26 Agu 2005 11:53 WIB
Denpasar - Bocornya Berita Acara Pemeriksaan (BAP) top model Australia, Michelle Leslie, di salah satu media Australia dibantah habis-habisan oleh pengacaranya, M Rifan. Dalam BAP itu disebut-sebut Michelle sebagai pecandu narkoba."Tidak ada kalimat kecanduan dalam pemeriksaan Michelle," tegas Rifan di Mapolda Bali, Jalan WR Supratman, Denpasar, Jumat (26/8/2005).BAP yang sifatnya rahasia itu, lanjut Rifan, juga tidak mengungkapkan soal ketergantungan Michelle terhadap ekstasi. "Tentang ketergantungan saya masih belum paham, di-BAP pun tidak ada hal tersebut," tutur Rifan.Rifan yang menjadi pengacara Michelle sejak tiga hari lalu kelihatan resah dengan kabar bocornya BAP model spesialisasi underwear itu. Apalagi, BAP itu kemudian dibuka habis-habisan di salah satu media Australia."BAP itu kan rahasia dan belum bisa dikeluarkan atau disampaikan ke publik. Saya minta semua introspeksi. Semua wajib mengikuti proses hukum di Indonesia. Terus terang, saya tidak tahu dari mana wartawan Australia atau Indonesia mendapatkan BAP itu," papar Rifan.Sebelumnya Direktur Direktorat Narkoba Polda Bali AKPB Bambang Sudgiarto menyatakan, Michelle sempat mengkonsumsumsi ekstasi dua minggu sebelum ditangkap. Namun pernyataan Sugiarto ini diragukan Rifan. "Versi polisi di koran bisa dikutip dan bisa ditanyakan langsung. Kalau saya tidak berkomentar," tandasnya.Saat ditanya, apakah dengan posisi sebagai pecandu hukuman Michelle akan lebih ringan, Rifan memastikan hukum tidak akan diberlakukan secara membabi buta. "Selalu ada perbedaan dalam hukum. Hukum tidak membabi buta. Disesuaikan dengan kondisi perkara yang bersangkutan," tegasnya.Saat ini Michelle kembali menjalani pemeriksaan. Sejauh ini Polda Bali masih menunggu hasil pemeriksaan sampel darah, urine, dan barang bukti dua butir ekstasi.Michelle ditangkap akhir pekan lalu saat sedang menyaksikan pertunjukan di Garuda Wisnu Kencana, Bali. Saat digeledah dalam razia narkoba Polda Bali, aparat menemukan dua butir ekstaksi di dalam tas tangannya. (umi/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads