Gerindra: Puisi 'Ada Genderuwo di Istana' Cara Fadli Kritik Pemerintah

Dwi Andayani - detikNews
Minggu, 11 Nov 2018 14:54 WIB
Anggota Badan Komunikasi Gerindra, Andre Rosiade (Foto: Tsarina Maharani/detikcom)
Jakarta - Waketum Gerindra Fadli Zon lagi-lagi bikin heboh lewat puisi 'Ada Genderuwo di Istana'. Gerindra menyebut puisi itu wajar-wajar saja karena Fadli adalah lulusan sastra.

"Pernyataan Bang Fadli itu kan karena orang sering bertanya ke beliau soal genderuwo setelah bang fadli membuat puisi soal sontoloyo. Bang Fadli itu kan pendidikannya fakultas sastra ya, ditambah memang beliau seorang penyair," kata anggota Badan Komunikasi Gerindra, Andre Rosiade saat dihubungi, Minggu (11/11/2018).



Andre berpendapat puisi-puisi itu adalah cara Fadli Zon untuk menyindir. Terutama untuk pihak-pihak yang belum bisa memenuhi harapan masyarakat.

"Itu caranya bang Fadli menyindir, dengan background beliau sebagai tamatan fakultas sastra lalu memang beliau masih punya darah seni masih ponakannya Taufik Ismail," ucapnya.

"Jadi saya rasa itulah caranya seorang Fadli Zon menyindir dan mengkritik pihak pemerintah," sambung Andre.



Sebelumnya, Fadli Zon mengaku banyak yang menanyakan puisinya soal genderuwo. Dia lalu membuatnya dengan judul 'Ada Genderuwo di Istana'. Dia menyebut sosok yang gemar tipu-tipu hingga 'sosok genderuwo'.

Petinggi parpol koalisi Jokowi lalu membalas puisi itu. Sekjen PPP Arsul Sani dan Ketua DPP Inas Nasrullah ikut membuat puisi. (dwia/imk)