Pengamat: Depdiknas Lemah Awasi Lembaga Pendidikan

Pengamat: Depdiknas Lemah Awasi Lembaga Pendidikan

- detikNews
Jumat, 26 Agu 2005 08:11 WIB
Jakarta - Pengawasan terhadap lembaga-lembaga penyelenggara pendidikan dinilai lemah. Pekerjaan rumah ini menjadi tugas bagi program kerja yang akan dilaksanakan Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas)."Pendidikan di lembaga lain lemah kontrolnya. Struktur apapun yang dikembangkan, pengendalian mutu adalah hal yang perlu ditingkatkan," kata Pengamat pendidikan Arif Rahman usai menjenguk Cak Nur di RS Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat (26/8/2005).Pernyataan Arif ini terkait maraknya penggunaan ijazah palsu, serta terungkapnya lembaga pendidikan yang memberikan gelar dari S1 hingga S3 kepada sejumlah masyarakat, bahkan hingga kepada pejabat negara. Seperti diberitakan, Direktur Utama Institut Management Global Indonesia (IMGI) Mardiana dan istrinya, sudah ditetapkan menjadi tersangka Mabes Polri atas dugaan menyelenggarakan pendidikan tanpa izin. Keduanya pun sudah ditetapkan menjadi tersangka."Saat ini diknas mempunyai pekerjaan berat. Yakni soal pemakaian uang, soal pengendalian mutu, penggunaan ijazah palsu, semua itu harus diberantas karena merupakan tindak pidana," pinta Arif kepada Depdiknas. (ism/)



Berita Terkait