DetikNews
Jumat 09 November 2018, 21:03 WIB

Habib Rizieq Bantah Pasang Poster Heboh di Saudi

Indah Mutiara Kami - detikNews
Habib Rizieq Bantah Pasang Poster Heboh di Saudi Habib Rizieq (Foto: Rengga Sancaya)
FOKUS BERITA: Rizieq Diperiksa Saudi
Jakarta - Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab menyebut yang terpasang di kediamannya di Arab Saudi bukanlah bendera, melainkan poster. Dia menegaskan tidak memasang poster itu di rumahnya.

Lewat video yang diunggah akun Youtube Front TV, Jumat (9/11/2018), Habib Rizieq buka-bukaan soal peristiwa yang terjadi di kediamannya di Arab Saudi. Dia bicara di sebuah ruangan dengan latar buku-buku. Istri dan anak Rizieq ikut mendampingi.

Habib Rizieq mengatakan ada orang tidak dikenal yang memasang sebuah poster di kediamannya. Dia tidak merinci poster apa yang dimaksud. Poster itu dipasang di bagian belakang rumah.

"Ada satu pihak, entah seseorang atau mungkin lebih dari satu orang, telah menempelkan dengan double stip, yaitu suatu poster yang terbuat dari plastik," ungkap Habib Rizieq.



Gara-gara poster itu, kediaman Habib Rizieq didatangi oleh aparat keamanan Arab Saudi. Habib Rizieq mengatakan aparat datang dengan santun dan sudah mencopot poster tersebut.

"Saya tidak pernah liat poster yang dipasang tersebut," ucapnya.

Habib Rizieq menegaskan tidak ditangkap, melainkan dia berangkat bersama aparat keamanan ke kantor kepolisian. Di sana, dia mendapat 3 pertanyaan soal poster itu dan menegaskan bahwa bukan dia yang memasangnya.

"Pertama, apakah saya yang menempelkan poster tersebut? Maka dengan tegas dan singkat saya katakan, bukan. Kemudian yang kedua pertanyaannya apakah saya tahu, siapa orang atau pihak yang menempelkan poster tersebut? Maka saya jawab juga dengan singkat dan tegas, saya tidak tahu," papar Habib Rizieq.



Pertanyaan ketiga adalah apakah Habib Rizieq mencurigai pihak tertentu yang ingin mencelakainya. Habib Rizieq lalu bicara panjang lebar. Habib Rizieq menyebut polisi menyatakan dirinya sebagai korban.

"Kepolisian menyatakan saya sebagai korban, jadi saya bukan sebagai pelaku kejahatan, saya sebagai korban, bahkan polisi memahami betul ada pihak-pihak yang sampai saat ini masih dicari, ingin memfitnah saya terkait dengan organisasi ISIS, terkait dengan tindak terorisme dan lain sebagainya, untuk membuat saya menjadi bermasalah di Saudi Arabia," ungkapnya.

Sebelumnya Dubes Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel menyatakan Habib Rizieq diperiksa kepolisian Arab Saudi terkait dugaan bendera mengarah ke gerakan ekstrimis yang terpasang di rumahnya. Dia juga menyebut Habib Rizieq sempat ditahan.

"Hasil penelusuran tersebut diinformaskan bahwa: Pada tanggal 5 november 2018 sekitar pukul 08.00 WAS tempat tinggal MRS didatangi oleh pihak kepolisian Makkah karena diketahui adanya pemasangan bendera hitam yang mengarah pada ciri-ciri gerakan ekstrimis pada dinding bagian belakang rumah MRS, pada saat tersebut sempat dilakukan pemeriksaan singkat terhadap MRS oleh kepolisian Makkah," kata Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel dalam keterangan tertulis, Rabu (11/7/2018).

"5 November 2018 pukul 16.00 WAS, MRS dijemput oleh kepolisian Makkah dan Mabahis ammah (intelijen umum, General Investigation Directorate GID) lalu dibawa ke kantor polisi. Selanjutnya untuk proses penyelidikan dan penyidikan MRS ditahan oleh pihak kepolisian wilayah Makkah," sambungnya.
(imk/iy)
FOKUS BERITA: Rizieq Diperiksa Saudi
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
BERITA TERBARU +