DetikNews
Jumat 09 November 2018, 16:21 WIB

Makin Mudah, Masyarakat Kini Bisa Wakaf Lewat Warung

Robi Setiawan - detikNews
Makin Mudah, Masyarakat Kini Bisa Wakaf Lewat Warung Foto: Robi Setiawan
Jakarta - Perkembangan zaman beriringan dengan inovasi-inovasi baru yang terus muncul dalam berbagai hal. Tak terkecuali dalam hal wakaf. Kini masyarakat bisa melakukan wakaf melalui sebuah warung yang modern.

"Pendekatan yang paling baik untuk wakaf adalah pengelolaan bisnis secara profesional. Maka kita hari ini launching Warung Wakaf agar masyarakat kita ajak untuk mengelola uang wakaf mereka dengan pendekatan bisnis," kata Presiden Global Wakaf Imam Akbari di JCC, Jumat (9/11/2018).



Imam menjelaskan Warung Wakaf hadir untuk memberdayakan masyarakat melalui pengelolaan usaha retail berbasis wakaf. Aset wakaf dikelola secara produktif dengan pendekatan ekonomi kerakyatan di bidang pertanian, peternakan, dan kewirausahaan.

"Hasil keuntungannya adalah untuk kesejahteraan maukuf alaih (penerima manfaat wakaf). Sementara pokoknya tetap ada dan itu bisa terus kita kembangkan di berbagai cabang," jelasnya.

Lebih lanjut Imam juga menjelaskan bahwa lahirnya Warung Wakaf tidak terlepas dari keadaan warga Lombok di masa pemulihan pascabencana yang mana kondisi ekonomi masyarakat ikut terpuruk.

"Idealisme Global Wakaf melalui penguatan bisnis retail bertemu dengan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak bencana, maupun di wilayah yang masih membutuhkan penguatan ekonomi. Ini yang sedang kami wujudkan, memulihkan perekonomian warga dengan pengelolaan bisnis retail berbasis wakaf," ungkapnya.



Sementara itu turut hadir dalam peluncuran Warung Wakaf, Presiden Direktur PT Hdro Perdana Retailindo Syahru Aryansyah menyebut bahwa dalam praktiknya, Warung Wakaf melibatlan pengurus masjid, musala, dan pondok pesatren untuk turut membantu mengelolanya.

Menurut Syahru Global Wakaf berperan sebagai supervisor, mendampingi masyarakat untuk menjaga kualitas pengelolaan yang ideal. Sementara untuk penyediaan dan pengelolaan dilaksanakan oleh PT Hydro Perdana Retailindo.

"Warung Wakaf menerapkan sistem retail yang terkomputasi ala usaha retail modern pada umumnya. Kelompok masyarakat yang diberdayakan diamanahkan untuk mengelola Warung Wakaf. Warung Wakaf memberdayakan warga lokal dengan muamalah syariah," kata Syahru.

Pada akhirnya hasil pengelolaan Warung Wakaf dapat memberikan manfaat bagi komunitas masyarakat yang mengelola. Selain itu warga sekitar Warung Wakaf pun turut mendapatkan keuntungan melalui pemenuhan kebutuhan pokok mereka.

Sementara dalam jangka panjang, sebagin hasil pengelolaan Warung Wakaf bisa untuk perguliran program-program pemberdayaan ekonomi berbasis wakaf selanjutnya.

Hingga saat ini outlet Warung Wakaf sudah tersebar di beberapa kabupaten di Lombok. Sejalan dengan itu Warung Wakaf juga akan hadir di wilayah terdampak bencana lainnya, seperti Palu, sekaligus sejumlah daerah lainnya di Jabodetabek dan Blora.

Sebagai informasi, selain dihadiri Presiden Global Wakaf Imam Akbari dan Presiden Direktur PT Hdro Perdana Retailindo Syahru Aryansyah.m, hadir pula MM Co-Founder and Vice President Bank Wakaf Bambang Kuswijayanto dan VP Bank Wakaf Singapura Khaifi.
(mul/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed