DetikNews
Kamis 08 November 2018, 21:22 WIB

Imigrasi Bantah Petugasnya Bawa Kabur Paspor Maria Ozawa

Aditya Mardiastuti - detikNews
Imigrasi Bantah Petugasnya Bawa Kabur Paspor Maria Ozawa Imigrasi Bali memaparkan proses pemeriksaan Maria Ozawa/Foto: Aditya Mardiastuti-detikcom
Denpasar - Maria Ozawa yang dikenal dengan Miyabi mengaku panik karena paspornya dibawa kabur pihak imigrasi Denpasar. Pihak Imigrasi Bali membantah petugasnya kabur membawa paspor Maria Ozawa.

"Kami menolak statement lari, membawa lari paspor. Seorang petugas dilengkapi surat tugas akan melaksanakan tugas itu sampai selesai, agak aneh kalau seorang petugas lari dari orang yang sudah diperiksa," tegas Kepala Divisi Imigrasi Bali Agato Simamora, saat jumpa pers di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, Jl Raya Puputan Niti Mandala, Denpasar, Kamis (8/11/2018).

Agato menjelaskan, usai acara ulang tahun teman Maria Ozawa, petugas yang menyamar dengan membeli tiket mendatangi penyelenggara pesta yakni Barbie Nouva. Setelah menunjukkan surat tugas dan tanda pengenal, petugas baru meminta identitas Miyabi.





"Penindakan menunggu acara selesai yang ditandai pengumuman oleh MC bahwa acara sudah selesai sekitar pukul 22.00 Wita dan dipersilakan tamu pulang. Jadi kami menolak disebut membatalkan (acara). Tim Inteldakim mencari wanita yang dikenal sebagai Barbie Nouva yang menerima pembayaran petugas intelijen saat membeli tiket masuk, untuk memperkenalkan diri sebagai petugas Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar dan memperlihatkan surat tugas dan tanda pengenal serta menyampaikan maksud kedatangan," terangnya.

"Jadi tugas kami menyampaikan secara prosedur telah dilaksanakan. Kemudian kami menyampaikan kami membutuhkan klarifikasi terkait data-data yang kami terima, foto-foto ditunjukkan, sehingga saudari Barbie Nouva ke orang yang bernama Maria Ozawa dan meminta paspor," sambungnya.





Dia menjelaskan wajar petugas imigrasi meminta identitas seorang warga negara asing untuk diperiksa. Sehingga, menurutnya tak ada yang salah dari sisi prosedur.

"Kami tentu akan meminta paspor sebagai identitas kebangsaan bagi warga negara asing untuk melintas suatu negara. Kami tidak mungkin memint dokumen lain, kami meminta paspor untuk mencocokkan foto yang ada di paspor dengan wajah yang bersangkutan. Kemudian kami ketahui yang bersangkutan bernama SSS alias Maria Ozawa dan kami menyampaikan untuk meminta keterangan yang bersangkutan," papar Agato.

Petugas kemudian menyebutkan beberapa poin yang butuh klarifikasi Maria Ozawa, salah satunya soal nominal di selebaran yang beredar. Petugas mempersilakan Maria Ozawa datang Rabu (7/11) namun karena bertepatan dengan jadwal penerbangan pulang Maria Ozawa akhirnya diputuskan pemeriksaan dilakukan pada saat itu juga.

"Setelah diyakini tidak ada pelanggaran atas ketentuan pidana keimigrasian maka yang bersangkutan diizinkan meninggalkan kantor imigrasi Kelas I TPI Denpasar pada tanggal 7 November 2018 pukul 02.20 Wita," ujar Agato.

Sebelumnya, cerita soal petugas Imigrasi yang lari membawa kabur paspor disampaikan Miyabi ewat akun Instagramnya. Dia mengaku panik karena sedang berpesta tiba-tiba saja dibawa pihak imigrasi.

"Saya menghadiri pesta ulang tahun teman baik saya, Barbie Nouva dan saat pesta berakhir, dua orang tiba-tiba mendatangi saya. Mereka perlu melihat paspor saya dan saya tidak punya pilihan kecuali menunjukkan kepada mereka," kata Maria Ozawa lewat Instagramnya, Rabu (7/11).

Setelah paspor ditunjukkan, petugas imigrasi disebut tiba-tiba saja kabur membawa paspornya itu.

"Kami semua panik dan memanggil beberapa orang. Kami lalu pergi ke kantor imigrasi. Singkat cerita, beberapa petugas mengatakan kepada saya bahwa ada seseorang di pesta ulang tahun mengatakan saya melakukan bisnis atau hal buruk," kata Maria Ozawa.


(ams/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed