Soal SUTET di Bantul
Forum LSM DIY Setuju Atasi Melalui Dialog
Kamis, 25 Agu 2005 23:31 WIB
Yogyakarta - Forum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) DIY menyetujui pembangunan tower Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) oleh PT PLN di Kresen Bantu. Tapi dengan catatan. Forum LSM menolak adanya ancaman kekerasan dan intimidasi."Kami menyatakan salut atas rencana dialog yang dilakukan Gubernur DIY Sri Sultan HB X dengan warga Kresen Bantul, tapi bukan dengan ancaman fisik dan psikis," kata Dewan Pengurus Forum LSM DIY Tri Wahyu ketika dihubungi detikcom, Kamis (25/8/2005).Wahyu mengatakan, pihaknya menyatakan mendukung atas perjuangan yang dilakukan warga Kresen bantul dalam menyampaikan aspirasinya yang semestinya ditanggapi secara positif oleh PLN, legislatif dan eksekutif di Bantul dan DIY. Namun. Forum LM DIY menolak jika dalam penyelesaian kasus SUTET di Bantul itu akan mengggunakan Perpres No 36/2005, karena Perpres tersebut bersifat represif dan memihak pemodal."Bukan saatnya lagi, warga yang tidak sepakat kemudian dicap dengan stigma anti pembangunan atau pembangkang pembangunan seperti di zaman Orba. Aspirasi atas kebijakan publik, mestinya dimaknai bisa menyetujui bisa bila menolak dengan argumen yang dapat dipertanggungjawabkan," katanya.Wahyu kemudian mencontohkan hasil penelitian yang menjadi disertasi Dr Anies saat meraih gelar doktor di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) tahun 2004. Disertasi itu mengambil judul 'Pengaruh Pajanan Medan Elektromagnetik SUTET 500 KV terhadap Kesehatan Penduduk di Bawahnya'. Temuan hasil penelitiannya di Kabupaten Tegal, Pemalang dan Pekalongan menyebutkan, besar risiko electrical sensitivity (problem kesehatan masyarakat sebagai akibat pengaruh radiasi medan elektromagnetik) pada penduduk yang tinggal di bawah SUTET 500 KV adalah 5,8 kali dibandingkan dengan yang tidak tinggal ditempat itu.Menurut Wahyu, bila masyarakat Kresen menyatakan keberatan bila tower SUTET no 130 dan 131 dibangun melintasi daerahnya, dengan alasan akan menyebabkan gangguan kesehatan dalam waktu jangka panjang, itu adalah wajar. Saat ini warga juga meminta agar jaringan tidak melintas di dusun tersebut tetapi dialihkan ke tempat lain yang lebih aman.
(ism/)











































