Erry Riyana: Ada Gap antara Memori dan Fisik Cak Nur
Kamis, 25 Agu 2005 19:43 WIB
Jakarta - Keluarga cendekiawan Nurcholis Madjid sudah menyerahkan sepenuhnya pada kekuasaan Tuhan. Sebab, selain komplikasi penyakit yang dideritanya, ada kekosongan daya ingat Cak Nur."Ada gap antara memory dan fisiknya," kata Erry Riyana Hardjapamekas usai menjenguk Cak Nur di RS Pondok Indah (RSPI), Jakarta Selatan, Kamis (25/8/2005). Menurut Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bidang Pencegahan ini, daya ingat Rerktor Universitas Paramadina Mulya ini masih kuat. "Tapi fisiknya sudah sangat lemah. Saat ini Cak Nur sedang tidur," ujar Erry. Senada dengan Erry, Ketua Mahkamah Agung Bagir Manan meminta agar semua pihak memanjatkan doa kepada Yang Maha Kuasa untuk kesembuhan pria kelahiran 17 Maret 1939 itu."Yah, selain punya tim dokter, kita juga punya Allah Yang Maha Kuasa. Kami, teman-temannya hanya bisa mendoakan Cak Nur tanpa putus-putus," ungkap Bagir Manan sedih.Seperti diberitakan, Penerima Bintang Maha Putra pada tahun 1998 ini dirawat di ruang 4403, Gedung C RS Pondok Indah. Direktur Eksekutif RSPI Hermansyur Kartowisastro menuturkan, kondisi Cak Nur sangat kritis dan serius.
(ism/)











































